Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Pekanbaru Kota

Polisi Selidiki Ambruknya Jembatan Kayu Gadang di Padang Pariaman

Polisi Selidiki Ambruknya Jembatan Kayu Gadang di Padang Pariaman
Sejumlah warga melihat proses evakuasi korban ambruknya sisa jembatan Kayu Gadang, Kecamatan Lubuk Alung, Padang Pariaman, Sumbar. (Antara/istimewa)
Rabu, 03 Juni 2020 23:58 WIB
PARIT MALINTANG - Kepolisian Resor Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat menyelidiki ambruknya jembatan Kayu Gadang, Kecamatan Lubuk Alung saat pembongkaran pada Selasa (2/6) yang menimbulkan korban jiwa.

"Mulai hari ini kami melakukan pemanggilan pihak terkait untuk meminta keterangan," kata Kasat Reskrim Polres Padang Pariaman Iptu Abdul Kadir Jailani di Parit Malintang, Rabu.

Ia mengatakan pemanggilan tersebut mulai dari kontraktor, pengawas, serta dinas terkait dalam pengerjaan proyek tersebut.

Kepolisian ingin melihat apakah pengerjaan proyek tersebut sesuai dengan standar operasional prosedur yang telah ditetapkan.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Setelah evakuasi korban kami langsung lakukan olah tempat kejadian perkara," katanya.

Pihaknya saat ini belum bisa menentukan adanya pelanggaran hukum terkait peristiwa tersebut karena masih dalam penyelidikan.

Berdasarkan data yang dihimpun jembatan tersebut ambruk pada 2017 lalu dan tidak berapa lama pemerintah membangun jembatan darurat dengan memanfaatkan sisa jembatan lama.

Tahun ini jembatan tersebut kembali dibangun dengan menggunakan dana dari pemerintah pusat namun saat pembongkaran sisa jembatan lama bangunannya ambruk sehingga menimbulkan satu korban jiwa dan empat luka-luka.

Sebelumnya sisa jembatan Kayu Gadang, Kecamatan Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ambruk sekitar pukul 16.00 WIB saat pembongkaran hingga menimbulkan lima korban yang merupakan pekerja.

"Empat korban telah dibawa ke RSUD Padang Pariaman, yang satu di antara empat orang tersebut meninggal dunia sedangkan satu lagi (hingga pukul 18.00 WIB) masih dilakukan evakuasi," kata Kapala Pelaksana BPBD Kabupaten Padang Pariaman Budi Mulya di Parit Malintang, Selasa.

Ia mengatakan jembatan tersebut dibongkar karena akan dilakukan pembangunan jembatan permanen dengan nilai kontrak sekitar Rp22 miliar yang dananya dari pemerintah pusat. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:Antara
Kategori:Warga Bertuah, Binawidya, Pekanbaru Kota
wwwwww