Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan

Petani Mengamuk, Lalu Bacok Istri hingga Tewas Mengenaskan
Suami bacok istri hingga tewas mengenaskan (Foto : Istimewa)
Selasa, 02 Juni 2020 07:22 WIB
MAMUJU - Seorang petani di Desa Bojo, Kecamatan Budong, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat. Yusuf mengamuk dan membacok istrinya, Hasnawati (28), berkali-kali hingga tewas.

Tidak hanya itu saja, pelaku juga sempat membabi-buta menyerang para tetangga dan aparat kepolisian saat akan diamankan, hingga satu peluru bersarang di paha pelaku. Belum diketahui pasti motif kejadian ini. Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Peristiwa berdarah itu terjadi pada Senin (1/6/2020) pukul 08.00 pagi. Saat itu, salah satu warga bernama Asri melihat Yusuf sedang memegang parang di dalam rumah dan berteriak-teriak.

Asri kemudian membujuk Yusuf untuk menyerahkan parang yang dibawanya itu. Namun, upaya Asri itu gagal. Bahkan, Yusuf semakin tidak terkendali.

Melihat situasi itu, Asri kemudian bergegas ke Mapolres Mamuju Tengah untuk melaporkan kejadian ini. Tidak lama berselang, Asri kembali ke lokasi. (Baca: Polisi Persilakan Dwi Sasono Ajukan Permohonan Rehabilitasi)

Sesampainya di rumah Yusuf, Asri mendengar suara menjerit Hasnawati. Setelah itu, Asri juga melihat dari atas rumah ada tetesan darah. Selanjutnya, tidak lama berselang, anak korban yang baru berusia 8 tahun juga berlari turun dari rumah.

Asri dan warga lainnya yang sudah berkumpul di depan rumah Yusuf tidak berani mendekat, lantaran Yusuf masih memegang parang. Kemudian pada pukul 09.30, aparat kepolisian pun tiba dan meminta agar Yusuf menyerahkan diri.

Bukannya menyerah, Yusuf justru kian membabi-buta dan berusaha menyerang petugas meski telah dilepaskan tembakan peringatan. Akhirnya, petugas dengan terpaksa melumpuhkan pelaku dengan satu tembakan di bagian paha hingga tersungkur.

Aparat kepolisian dari Mapolres Mamuju Tengah kemudian mengamankan pelaku dan lagsung mengevakuasinya ke rumah sakit. Dari dalam rumah Yusuf, polisi menemukan istrinya yang sudah tidak bernyawa dengan kondisi yang mengenaskan.

Kapolres Mamuju Tengah AKBP Muhammad Zakiy mengatakan, motif kasus pembunuhan sadis ini masih didalami pihak reskrim. “Petugas kepolisian masih mengambil keterangan sejumlah saksi-saksi,” ungkapnya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:sindonews.com
Kategori:Uncategories
wwwwww