Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
6 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  Balai Kota

Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta

Arus Mudik 2020, Hingga H+2 Tercatat 465.000 Kendaraan Meninggalkan Jakarta
Senin, 25 Mei 2020 12:05 WIB
JAKARTA - Meski ada imbauan larangan mudik, PT Jasa Marga (Persero) Tbk mencatat, total 465.582 kendaraan telah meninggalkan DKI Jakarta melalui arah timur, barat, dan selatan pada sepekan atau H-7 sampai H+2 Lebaran 2020.

Meski terbilang masih tinggi, angka tersebut turun 62 persen dari lalu lintas pada periode yang sama tahun sebelumnya ketika tidak ada pandemi corona. Adapun lalu lintas tertinggi terjadi pada H-4 dengan 92.668 kendaraan yang meninggalkan Ibu Kota.

"Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39 persen dari arah timur, 34 persen dari arah barat, dan 27 persen dari arah selatan," ujar Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk Dwimawan Heru dalam keterangan tertulis, Minggu (24/5/2020).

Pada kesempatan sama, ia menjelaskan bahwa kendaraan yang meninggalkan Jakarta ke arah timur dikontribusi dari dua gerbang tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama.

Ketiganya yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans-Jawa dan GT Kalihurip Utama. Pengendara yang berasal dari arah ini merupakan pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

Adapun rinciannya, GT Cikampek Utama 1 dengan jumlah 103.440 kendaraan, turun sebesar 81 persen dari Lebaran 2019. GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 76.357 kendaraan, turun sebesar 64 persen dari Lebaran tahun lalu.

Total kendaraan yang melintas menuju arah timur sebanyak 179.797 kendaraan, atau turun sebesar 76 persen dari Lebaran tahun 2019.

Sementara itu, kendaraan dari arah barat melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang sebesar 34 persen atau sebanyak 157.926 kendaraan. Angka ini turun sebesar 42 persen.

Kemudian, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah selatan/lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 127.859 kendaraan, turun 33 persen.

Adapun arus lalu lintas dalam kota pada hari raya Idul Fitri 1441 H terpantau ramai lancar, seperti yang terjadi di Tol Cikunir arau Cikampek, Tol Kapuk, Tol Dalam Kota, Tol JORR, hingga GT Pluit dan GT Pondok Ranji.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kompas.com
Kategori:Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww