Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
21 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cendekia
24 jam yang lalu
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
5
Kadishub Pekanbaru Cek PJU Jalan Siak II, Respons Cepat Tragedi Kecelakaan Maut Pengendara Motor
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
Kadishub Pekanbaru Cek PJU Jalan Siak II, Respons Cepat Tragedi Kecelakaan Maut Pengendara Motor
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Darurat Covid-19, Mendagri Siap Hubungkan Produk 'Handsoap' Lokal ke Masyarakat

Darurat Covid-19, Mendagri Siap Hubungkan Produk Handsoap Lokal ke Masyarakat
Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. (Foto: Ist./Puspen)
Jum'at, 17 April 2020 14:15 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian menerima bantuan dari PT. Wilmar Nabati Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Produsen Biofield dalam rangka penanganan Covid-19.

"Pagi ini Kemendagri kedatangan mitra masyarakat, yakni PT Wilmar Nabati Indonesia ini yang diwakili oleh Bapak Tumanggor, Bapak Norman, ini memberikan atau menyumbangkan 200 jeriken masing-masing 5 Kg hand soap," kata Mendagri dalam pernyataan pers, Jumat (17/4/2020).

Mendagri mengatakan, karakteristik Covid-19 yang diselimuti oleh lapisan kulit lemak menyebabkan virus tersebut dapat mati apabila masyarakat rajin mencuci tangan atau menggunakan handsanitizer.

"Karena pembungkusnya adalah bagian lemak, kalau lemaknya dihancurkan oleh pelarut lemak, sabun, detergen, sanpo yang bisa melarutkan lemak dia akan mati. Kemudian juga virus ini tidak akan kuat dengan alkohol, etanol, menurut penelitian 70 sampai 75 persen, dari mana datanya? Ada dua penelitian dari Komisi Nasional Kesehatan China, mereka sudah melakukan penelitian duluan terkait hal ini," jelas Mendagri.

Mengingat pentingnya kelengkapan alat kesehatan termasuk alat untuk membunuh virus baik itu sabun maupun hand sanitizerdalam perang melawan Covid-19, Mendagri menyatakan apresiasinya kepada Grup dari PT. Wilmar Nabati Indonesia, yang sudah mengambil langkah cepat untuk memproduksi sebagian dari hasil produknya ke pembuatan hand soap atau sabun cair untuk tangan.

"Ini kita harus all out semua, baik pemerintah, baik swasta ,masyarakat juga bergerak semua, untuk memproduksi alat perang kita, menghadapi Covid," ujarnya.

Bantuan ini nantinya akan diserahkan kepada siapa saja orang, Badan/Lembaga, atau Pemda yang berhak untuk mendapatkannya. Mendagri juga berjanji pihaknya akan menginventarisir daerah mana saja yang memerlukan alat perang Covid-19 tersebut untuk menghubungkan antara produksi dengan permintaan di masyarakat.***

Editor:Muhammad Dzulfiqar
Sumber:Rilis
Kategori:Pasar & Niaga, Balai Kota, Kampus, Kesehatan, GoNews Group
wwwwww