Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2019

Samir Ayass Puji Masyarakat Banda Aceh

Samir Ayass Puji Masyarakat Banda Aceh
Rabu, 19 Februari 2020 19:55 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BANDA ACEH - Pemain anyar Persiraja Banda Aceh asal Lebanon, Samir Ayass mengaku nyaman berada di Aceh. Dirinya mengaku tidak mengalami shock culture berlebihan.

Sejak menandatangani kontrak satu musim bersama Laskar Rencong-Persiraja sejak Senin (17/2/2020) lalu, Samir sudah mengikuti latihan tim yang dipimpin Hendri Susilo.

"Soal makanan, sebagai orang Lebanon saya terbiasa beradaptasi dengan makanan. Bahkan saat saya bermain di Eropa pun begitu. Makanan pedas di sini tidak jauh berbeda dengan di Lebanon, saya tidak menemukan kendala berarti," sebut Samir.

Pria 29 tahun bernama lengkap Samir Ayass Ahmed ini, ikut memuji keramah-tamahan masyarakat Aceh, khususnya fans Persiraja. Samir mengaku kerap disapa, saat makan hingga bertemu siapapun di jalan.

"Saya rasa orang-orang di sini, Aceh sangat welcome (ramah) dengan saya, dan saya yakin dengan pemain lain juga demikian. Saya merasakan itu saat tiba di Aceh," ujarnya.

Eks gelandang Al Ahed yang menjuarai AFC Cup tahun lalu ini, tidak ingin berbicara terlalu banyak soal target tim. Baginya, saat ini yang terpenting adalah fokus dan berusaha sesegera mungkin beradaptasi dengan cepat. ***

wwwwww