Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020

Pelatih PSM Makassar Fokus Bangun Chemistry

Pelatih PSM Makassar Fokus Bangun Chemistry
Rabu, 19 Februari 2020 20:00 WIB
Penulis: Azhari Nasution
BOGOR - Pelatih PSM Makassar, Bojan Hodak punya pekerjaan penting jelang bergulirnya Kompetisi Sepakbola Liga 1 2020. Saat ini, ia tengah fokus membangun Chemistry agar pemain lebih kompak dan saling memahami saat bertanding.

Hal ini disampaikan Bojan Hodak setelah menjalani dua laga uji coba, yakni menghadapi PS TIRA [PSM Kalah 0-1] dan imbang 2-2 lawan Persiba Balikpapan. Dua laga ini, PSM memang fokus membangun kekompakan, hasil akhir tidak jadi soal bagi Hodak.

Bojan Hodak mengatakan, pada laga uji coba melawan Persiba dijadikan ajang untuk membangun chemistry tim. Hal itu penting mengingat skuad Juku Eja kini banyak dihuni wajah baru.

"Pada laga ini kami memainkan pemain yang kurang menit bermainnya hingga 75 menit. Kemudian memberikan waktu 15 menit akhir kepada mereka yang sudah banyak menit bermainnya," kata Hodak.

Kekompakan dalam tim menurut mantan pelatih Timnas Malaysia U-19 ini menjadi hal yang penting. Menurut dia, ada beberapa pemain yang belum sepenuhnya memahami karakter dan visi bermain PSM.

"Ada pemain baru bergabung dengan kita tanggal 1 Februari lalu. Sehingga kita butuh pertandingan-pertandingan agar mereka saling memahami," jelasnya. ***

wwwwww