Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Universitas Udayana, Dukung MPR Untuk Mengkaji Penyempurnaan Konstitusi

Universitas Udayana, Dukung MPR Untuk Mengkaji Penyempurnaan Konstitusi
Sabtu, 15 Februari 2020 12:30 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan memastikan, perubahan terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, akan dilakukan dengan cara yang tepat. Bukan hanya menggunakan pendekatan kajian, tetapi juga kontempelasi berbagai masukan dan aspirasi yang ada. Termasuk menggunakan dasar hukum yang tepat.

Selain itu, perubahan terhadap UUD NRI Tahun 1945 akan terus dikawal dan dijaga agar tidak dilakukan hanya karena keinginan partai politik saja. Tetapi juga sesuai keinginan seluruh rakyat Indonesia. Karena itulah, dirinya mengaku akan terus melakukan silaturrahim dan menampung aspirasi dari daerah. Termasuk perguruan tinggi dan pemerintah daerah.

"Kunjungan ke Bali ini jadi bukti, bahwa kita berusaha menampung aspirasi masyarakat," kata Syarief Hasan.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan usia bertemu Wakil Rektor Bidang kerjasama dan Informasi Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra SH. M. Hum, beserta para dosen Fakultas Hukum, Fisip, dan Kewarganegaraan. Pertemuan tersebut berlangsung di Gedung Rektorat Universitas Udayana Bali, Jumat (14/2).

Dalam pertemuan tersebut, para dosen juga meminta pimpinan MPR tidak perlu khawatir dalam melakukan amandemen terhadap UUD NRI Tahun 1945. Karena amandemen yang akan dilakukan berfungsi untuk menyempurnakan Konstitusi yang sudah ada. Apalagi, seperti yang dulu disampaikan sendiri oleh Bung Karno, bahwa konstitusi yang sekarang, itu ada, dibuat pada saat yang darurat. Karena itu, perubahan yang dilakukan harus bersifat penyempurnaan.

"Kawan-kawan Udayana juga menyatakan kesiapannya untuk ikut melakukan kajian yang sifatnya penyempurnaan. Karena itu, MPR tidak perlu khawatir dalam melakukan perubahan. Bahkan perubahan yang akan dilakukan jangan dibatasi, dan jangan takut seolah-olah akan membuka kotak Pandora," kata politisi Demokrat itu.

Sebelumnya Wakil Rektor Bidang kerjasama dan Informasi Universitas Udayana Prof. Dr. Ida Bagus Wyasa Putra SH. M. Hum, menyambut baik kehadiran Wakil Ketua MPR di kampusnya.

Menurut Ida Bagus Wyasa, kehadiran Syarif Hasan merupakan kedatangan Wakil Ketua MPR yang pertama datang ke Udayana. Karena itu, pihaknya sangat menghargai dan memberi apresiasi yang tinggi atas kehadiran Syarief Hasan. Apalagi, dalam kunjungab tersebut Wakil Ketua MPR melakukan dialog dan menyerap aspirasi terkait wacana perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.***

wwwwww