Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
20 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
5
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Cendekia
23 jam yang lalu
7 Dosen Unilak Pekanbaru Raih Jabatan Lektor Kepala, Rektorat Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Syarief Hasan: Yang Paham Persoalan dan Tuntutan Masyarakat Pimpinan Daerah

Syarief Hasan: Yang Paham Persoalan dan Tuntutan Masyarakat Pimpinan Daerah
Sabtu, 15 Februari 2020 12:24 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
BALI - Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan melakukan kunjungan sekaligus serap aspirasi kepada Gubernur Bali Dr. Ir. Wayan Koster MM, terkait wacana perubahan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pertemuan berlangsung di Ruang penerimaan tamu Gubernur Bali, Jumat (14/2/2020) kemarin.

Pertemuan dengan Gubernur Bali, menurut Syarief Hasan sangat strategis untuk mengetahui aspirasi dari pimpinan daerah, terkait wacana hadirnya haluan negara. Ini penting karena pimpinan daerah merupakan pihak yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Pimpinan daerah juga menjadi pihak yang paling banyak mengetahui persoalan dan tuntutan masyarakat.

"Ada usulan menarik dari Pak Gubernur, hendaknya rencana pembangunan nasional itu dipisah menjadi dua. Ada yang harus diikuti dan dipatuhi oleh daerah. Dan ada pula yang diberi kebebasan kepada daerah untuk membangun sesuai potensi daerah masing-masing. Bali misalnya, jangan dipaksa ikut melakukan pembangunan terkait energi, karena potensi besar yang dimiliki Bali adalah pariwisata," ujarnya.

Pada pertemuan tersebut, Gubernur Bali juga mendukung wacana perubahan terbatas menyangkut haluan negara. Karena hadirnya haluan negara memang sangat penting untuk menjamin keberlangsungan dan keberhasilan pembangunan.

"Pak Gubernur tadi juga mengatakan, bahwa saat ini adalah moment yang tepat untuk melakukan amandemen", kata Syarief Hasan lagi.

Ikut hadir pada acara tersebut, I Gusti Agung Ngurah Sudarsana, SH, MH (kapala Kesbangpol Provinsi Bali), Drs. Ketut Ngurah Boy Jayawibawa, M.Si (Kepala Disdikpora), I Gede Indra Dewa Putra, SE, MM (Asisten pemerintahan dan kesra), Ida Bagus Gede Sudarsana, SH (Karo hukum) dan I Ketut Sukra Negara, S.Sos, M.Si (Karo pemerintahan dan kesra).***

wwwwww