Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Badminton Asian Team Championships 2020

Hendra/Ahsan Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Filipina

Hendra/Ahsan Bawa Indonesia Unggul 2-0 atas Filipina
Jum'at, 14 Februari 2020 22:59 WIB
Penulis: Azhari Nasution
MANILA - Ganda putra menyumbang angka kedua bagi tim Indonesia dalam laga perempat final Badminton Asian Team Championships 2020. Indonesia sementara unggul 2-0 atas Filipina setelah Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan mengalahkan Peter Gabriel Magnaye/Alvin Morada dengan skor 21-16, 21-12. Angka pertama disumbang oleh Anthony Sinisuka Ginting.

Hendra/Ahsan mengatakan bahwa dari awal mereka tak membiarkan lawan untuk mengembangkan permainan.

"Awalnya lumayan juga, bolanya kencang, jadi kami harus main dengan menekan lawan. Kalau lawan berkembang dan bisa mengembalikan malah buat susah kami sendiri nanti," kata Ahsan setelah pertandingan.

"Ini pertandingan pertama kami di turnamen ini, jadi kami masih menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan. Terutama shuttlecock-nya karena shuttlecock yang dipakai kencang, jadi harus bisa kontrol, harus mencoba pola kami dulu," ujar Hendra kepada Badmintonindonesia.org.

Meski diunggulkan di tempat pertama, Hendra mengatakan bahwa peluang tim putra Indonesia untuk juara masih 50-50. Hendra tak mau menganggap enteng lawan, walau Tiongkok absen, masih banyak pesaing yang patut diwaspadai.

"Peluang tetap 50-50, kalau misalnya lolos ke semifinal, kami akan bertemu dengan Thailand yang sedang meningkat penampilannya, atau India yang memang banyak pemain bagus. Jadi tidak akan mudah," kata Hendra.

Partai ketiga antara Jonatan Christie melawan Lanz Ralf Zafra, menjadi partai penentu bagi tim Indonesia. Jika Jonatan berhasil memenangkan partai ketiga, maka tim putra Indonesia dipastikan lolos ke babak semifinal. ***

wwwwww