Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Parlemen

Rapat dengan Pertamina, Anggota DPR Dapil Riau Ini Minta Jatah CSR Secara Terbuka

Rapat dengan Pertamina, Anggota DPR Dapil Riau Ini Minta Jatah CSR Secara Terbuka
Kamis, 30 Januari 2020 13:50 WIB
JAKARTA - Komisi VII DPR RI kemarin Rabu (29/1/2020) mengundang PT Pertamina (Persero) untuk Rapat Dengar Pendapat. Dalam rapat ini, BUMN perminyakan itu memaparkan perkembangan terbaru proyek biodiesel 30 persen atau B30 hingga B100.

Rapat ini dihadiri banyak fraksi di Komisi VII dan semua jajaran Direksi Pertamina. Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi VII, Sugeng Suparwoto.

Menjelang rapat selesai, tepatnya pukul 14.49 WIB, salah satu anggota Komisi VII DPR RI, Muhammad Nasir dari Fraksi Demokrat meminta Pertamina memberikan bantuan sosial atau corporate social responsibilty (CSR) ke daerah pemilihannya (dapil). Nasir tercatat berasal dari dapil Riau.

"Jadi, mohon izin pimpinan, tolong masalah CSR biar teman-teman agar tenang dikit. Terima kasih. Wassalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh," kata dia di ruangan rapat, Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (29/1).

Permintaan Nasir tersebut disampaikan terbuka di forum rapat karena merasa sudah memasuki sidang rapat pertama, namun CSR dari Pertamina untuk dapilnya tak pernah datang.

Saudara kandung dari Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Nazaruddin ini meminta jatah CSR karena merasa malu pulang ke Riau tanpa membawa bantuan.
"Ini kita udah masuk sidang pertama, pulang ke dapil enggak bawa apa-apa. Jadi kita minta, apa kita buat polanya seperti tahun lalu, kira-kira seperti apa Bu Dirut?" kata dia bertanya kepada Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati.
Konferensi pers tentang penanganan tumpahan minyak, Susi Pudjiastuti, Nicke Widyawati.

Nicke yang ditanya begitu, tak menjawab apa-apa sebab rapat langsung ditutup oleh Wakil Pimpinan Rapat, Alex Noerdin dari Fraksi Golkar untuk memasuki kesimpulan rapat. Tapi, Alex sempat mengingatkan Nasir bahwa minta jatah CSR tersebut seharusnya tak dibahas dalam rapat. "Barangkali tidak disampaikan di sini," kata Alex.

Pantauan kumparan, dalam rapat yang dilakukan terbuka oleh Komisi VII DPR RI, beberapa anggota dewan memang terang-terangan menyinggung soal CSR. Ada yang menanyakan kenapa CSR dari Pertamina belum juga turun, ada juga yang berterima kasih kepada perusahaan sudah mengucurkan bantuan ke dapil mereka.***

Editor:Muslikhin Effendy
Sumber:Kumparan.com
Kategori:Parlemen, Balai Kota, Warga Bertuah
wwwwww