Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
16 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
5 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Tanah Longsor di Luwu Timur, 7 Orang Tewas Tertimbun

Tanah Longsor di Luwu Timur, 7 Orang Tewas Tertimbun
Ilustrasi. (net)
Jum'at, 12 Mei 2017 19:56 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
LUWU TIMUR - Dusun Harapan Makmur, Desa Maliwowo, Kecamatan Angkona, Kabupaten Luwu Timur, dilanda bencana tanah longsor pada Jumat, 12 Mei 2017, sekitar pukul 05.30 Wita. Akibatnya, tujuh orang meninggal karena tertimbun tanah longsor.

"Enam korban yang meninggal dunia sudah dievakuasi, satu orang lagi masih tertimbun tanah," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Luwu Timur Muhammad Zabur, Jumat, (12/05/2017).

Menurut dia, hingga kini, proses evakuasi terus dilakukan. Evakuasi sempat dihentikan karena hujan deras yang mengguyur daerah tersebut. Ia berujar, longsor yang terjadi juga menutupi Jalan Trans-Sulawesi Tenggara sehingga jalur terputus. 

"Sampai sekarang, masih hujan deras. Yang terdata sekarang, lebih-kurang sepuluh rumah terkena longsor. Ini masih ada longsor susulan," ucapnya.

Zabur menuturkan ada empat ekskavator yang diturunkan. Selain itu, tenda dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan bantuan dari Luwu Timur telah dikirim ke lokasi.

Sementara itu, Kepala Kepolisian Resor Luwu Timur Ajun Komisaris Besar Parojahan Simanjuntas mengatakan material longsor masih menimbun Jalan Trans-Sulawesi Tenggara sepanjang 100 meter. Kerugian akibat tanah longsor itu diperkirakan sekitar Rp 2,5 miliar.

Menurut dia, pihaknya tengah membantu masyarakat yang terkena bencana tersebut dengan mengerahkan seratus personel yang dibantu satu satuan setingkat kompi Brimob dari Masamba Luwu Utara. "Kita imbau masyarakat jangan mendekati lokasi," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, saat ini korban meninggal terdiri atas empat laki-laki, yaitu Darwis, Oga, Sul, dan Haerul, serta tiga perempuan: Nanni, Erna, dan Sri. 

Sedangkan korban luka-luka akibat bencana longsor tersebut di antaranya Sandi, Ical, Cummang, Sindi, Mama Sandi, Mama Candra, dan Emi. Dan pemilik rumah yang tertimbun material longsor bernama Darwis, Madia, Asri, Sukardi, Rustam, M. Rifai, Elli, Rabbina, Bandi, dan Cunding. "Korban kami bawa ke Rumah Sakit I Lagaligo Wotu." ***

Sumber:Tempo.co
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww