Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
13 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  GoNews Group
Nasional

Mendagri Marah Dengar Pendukung Ahok Tuduh Rezim Jokowi Lebih Parah dari SBY

Mendagri Marah Dengar Pendukung Ahok Tuduh Rezim Jokowi Lebih Parah dari SBY
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. (merdeka.com)
Jum'at, 12 Mei 2017 15:51 WIB
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo sangat marah mendengar pendukung Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Veronica Koman Liau, meneriakkan rezim Jokowi lebih parah dari rezim SBY.

Tjahjo sudah mengirimkan surat kepada Veronica, memintanya memberikan klarifikasi atas tuduhannya itu.

Melalui surat tersebut Tjahjo bertanya, apa salah Jokowi dalam kasus Ahok sehingga dituding oleh Veronica.

Menurut Tjahjo hak setiap orang mendukung Ahok, namun jangan membawa-bawa Jokowi.

''Saya hanya minta klarifikasi. Saya bagian dari rezim pak Jokowi. Wajar kan. Kalau anda saya maki-maki pasti nanya apa salah saya. Lah ini saya tanya apa salah pak Jokowi di mana? Sampai begitu vulgar beredar di video. Itu saja,'' kata Tjahjo di Jakarta, Jumat (12/5).

Namun Tjahjo mengaku belum berniat melaporkan Veronica ke polisi. Dia mau aktivis tersebut memberikan penjelasan lebih dahulu.

''Silakan lihat videonya itu saja. Silakan dengar video omongannya dia pantas nggak sebagai orang terpelajar. Bersimpati kepada pak Ahok itu hak dia, tapi kenapa membawa-bawa rezim pak Jokowi. Menuduh-menuduh pak Jokowi. Yang ditangkap orang kan dari video itu kan seolah-olah yang salah pak Jokowi,'' kata Tjahjo.

Tjahjo menilai tak ada yang salah dari tindakannya. Dia hanya mau penjelasan dari Veronica.

''Saya belum berpikir ke jalur hukum, kan mau tanya, orang tanya kan boleh, anda memaki-maki rezim Jokowi, saya bagiannya kan boleh, apa salah lah wong tanya,'' kata Tjahjo.*** 

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:GoNews Group, Balai Kota
wwwwww