Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
18 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
15 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
4 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
1 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Satlak Prima Diminta Tinjau Kembali Tim Bridge Asian Games 2018

Satlak Prima Diminta Tinjau Kembali Tim Bridge Asian Games 2018
Foto: Azhari/GoNews.co
Rabu, 03 Mei 2017 21:23 WIB
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA - Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) diminta meninjau kembali usulan Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) dalam masalah komposisi pemain yang dipersiapkan menuju Asian Games 2018. Apalagi, Bridge termasuk cabang olahraga andalan untuk meraih emas.

"Bridge itu berpeluang besar merebut medali emas di Asian Games 2018. Jangan sampai peluang tersebut tidak terwujud hanya karena pemilihan pemain yang tidak tepat," kata Ketua Bridge Pertamina yang juga Ketua Harian Penprov Gabsi DKI Jakarta, Beni J Ibradi di Jakarta, Rabu (3/5/2017).

Menururmt Benny, pihaknya sama sekali tidak pernah diajak bicara oleh Pengurus Besar Gabungan Bridge Seluruh Indonesia (PB Gabsi) dan Satlak Prima. Seharusnya, kata Beni, tim bridge Indonesia yang dipersiapkan menuju Asian Games 2018 dengan mengutamakan pemain-pemain terbaik Indonesia saat ini.

"Mudah-mudahan Satlak Prima bisa memperhatikan hal ini demi kejayaan Merah Putih di Asian Games 2018. Saya yakin 90 persen kita akan mampu meraih emas kalau pemain yang dipilih yang terbaik saat ini dan komposisi pemasangan nomor juga sesuai dengan kekuatan yang kita miliki. Untuk putra kita bisa. Kalau putri peluang tetap terbuka karena ini seperti kejuaraan dunia. Saingan kita hanya China," ucapnya.

Melihat persiapan yang diatur PB Gabsi, Beni merasa keberatan. Pasalnya, pemain yang dipanggil dicampur-dicampur sesuai selera pengurus dan juga sudah ada yang uzur usianya. Dia menekankan, seharusnya Satlak Prima memilih pemain yang kini berprestasi di tingkat nasional dan sudah teruji di kancah internasional.

"Klub Pertamina yang menjadi tulang punggung tim DKI pada PON tahun 2016 lalu membuktikan menjadi yang terbaik," tuturnya. ***

Editor:Muslikhin Effendy
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota, Gelanggang
wwwwww