Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Air Danau di Australia Mendadak Berwarna Pink

Air Danau di Australia Mendadak Berwarna Pink
Danau di Victoria, Melbourne, Austrlia, sempat membuat heboh karena airnya berubah menjadi pink. (dream)
Minggu, 12 Maret 2017 07:42 WIB
MELBOURNE - Sebuah danau berkadar garam tinggi di Melbourne, Australia, mendadak berubah menjadi pink. Perubahan ini memunculkan beragam spekulasi tentang penyebabnya.

Sesungguhnya perubahan warna ini akibat kombinasi dari cahaya matahari, temperatur yang tinggi dan curah hujan yang rendah.

''Nikmati pemandangannya, tapi kami merekomendasikan untuk tidak bersinggungan dengan air,'' tulis pengelola Taman Victoria, dilansir dari BBC, Sabtu (11/3/2017).

Kepala Ilmuwan Konservasi Taman Victoria, Mark Norman, mengatakan warna pink ini berasal dari reaksi alga yang tidak berbahaya, dunalliela, terhadap kandungan garam, air hujan, dan temperatur di danau tersebut.

''Ini kejadian alami. Kami sering mendapatkan komentar air danau terlihat seperti terkena tumpahan cat pink dari industri,'' kata dia.

Meskipun tidak berbahaya, Norman tidak menyarankan pengunjung untuk tidak berenang.

''Danaunya sangat asin dan berlumpur di dasarnya,'' kata dia.

Mark Norman mengatakan air danau ini diprediksi akan kembali menjadi biru ketika cuaca mendingin dan curah hujan meningkat.***

Editor:hasan b
Sumber:dream.co.id
Kategori:GoNews Group
wwwwww