Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
18 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
15 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
4 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
1 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Nusron Wahid: Hanya Salah Paham, Kedua Ginjal TKI NTB Masih Ada

Nusron Wahid: Hanya Salah Paham, Kedua Ginjal TKI NTB Masih Ada
istimewa.
Selasa, 28 Februari 2017 14:48 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Kepala BNP2TKI Nusron Wahid menegaskan jika kedua ginjal Sri Rabitah TKI NTB yang dikabarkan hilang ternyata masih ada. Sri Rabitah hanya salah menginformasikan dan menyebarkannya ke masyarakat luas. Karena itu dia meminta maaf atas kesalahan tersebut.

Demikian disampaikan Nusron melalui keterangan tertulisnya pada wartawan pada Selasa (28/2/2017) setelah bertemu dan berkoordinasi dengan pihak dokter di RSUD Provinsi NTB.

Nusron telah bertemu dengan Wadir Pelayanan RSUD Prov. NTB dan dokter bagian Radiologi. Mereka menerangkan bahwa secara keilmuan operasi pengangkatan ginjal merupakan tindakan medis yang sangat kompleks.

"Dimana pra operasi ginjal membutuhkan waktu satu minggu dan pasca operasi membutuhkan waktu dua minggu. Dari pihak dokter menegaskan bahwa kedua ginjal TKI masih ada," kata politisi Golkar itu.

Hanya saja menurut dokter, ada selang yang masih tertanam yang perlu dikeluarkan. Selang tersebut dipasang untuk memperlancar saluran kemih. Sehingga pengeluaran selang/operasi akan dilakukan pada tanggal 2 Maret 2017 mendatang.

Saat pertemuan, TKI itu juga sedang menjalani pemeriksaan di RSUD Prov. NTB dan BP3TKI Mataram bersama tim dokter menemui yang bersangkutan. Pihak dokter menjelaskan kondisi TKI tersebut dan disaksikan oleh BP3TKI Mataram serta Pemkab Kab. KLU.

Selanjutnya RSUD Prov. NTB, BP3TKI Mataram beserta TKI menjelaskan kepada para wartawan di RS. Dimana TKI itu secara langsung menjelaskan kepada wartawan bahwa telah terjadi kesalah pahaman terkait informasi bahwa salah satu ginjalnya tidak ada.

"Jadi, saya meminta maaf kepada masyarakat atas penyebaran informasi yang salah itu," pungkas Sri Rabitah.***

wwwwww