Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
17 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
2
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
18 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
15 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
18 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
4 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Sepakbola
1 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Takluk 1-3 dari Bhayangkara FC, Oscar Bruzon Puji Semangat Juang Tuan Rumah
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Ketua DPR : Jika Benar, Kami Mengutuk Pencurian Ginjal TKI NTB

Ketua DPR : Jika Benar, Kami Mengutuk Pencurian Ginjal TKI NTB
Istimewa.
Selasa, 28 Februari 2017 14:57 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Ketua DPR RI Setya Novanto terkejut dengan kasus dugaan pencurian ginjal TKW asal NTB Sri Rabitah di Qatar Timur Tengah itu. Sri Rabitah dikabarkan kehilangan salah satu ginjalnya yang diduga kuat telah dicuri.

Kalau itu benar, maka kata Ketua Umum Golkar ini, perbuatan tersebut dianggap sangat terkutuk. Tapi, belakangan Kepala BNP2TKI Nusron Wahid menegaskan jika kedua ginjal Sri Rabitah masih ada.

"Maka saya mendukung penuhnya seluruh langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Kemenlu, Kemenaker dan BNP2TKI untuk menyelesaikan kasus itu. Sebagai Pimpinan DPR RI, saya pastikan DPR khususnya Komisi-Komisi ketenagakerjaan bersama pemerintah akan menyelesaikannya dengan solusi terbaik," tegas Ketua Umum Golkar itu pada wartawan di Gedung DPR RI Jakarta, Selasa (28/2/2017).

Menurut Novanto, pemerintah harus segera meilakukan data ulang dan langkah-langkah antisipasi serta memberikan perlindungan kepada seluruh TKI yang bekerja di luar negeri, termasuk TKI ilegal, agar kasus serupa tidak terulang lagi.

"Saya mengutuk siapapun pelaku perbuatan keji kepada Sri Rabitah. Sungguh di luar nalar dan akal sehat, masih ada orang-orang yang tega berbuat sadis yang tidak berprikemanusiaan," ujarnya.

Apalagi ada segelintir warga negara Indonesia, sebangsa dan setanah air yang bekerja di perusahaan TKI yang memberangkatkan Sri Rabitah di Qatar, terliibat penyiksaan terhadap TKW yang ada di Timur Tengah tersebut.

Karena itu Novanto meminta aparatur penegak hukum menindak tegas orang-orang tersebut, segera menutup dan mencabut izin perusahan TKI penyalur, sejalan dengan proses pengusutan kasus yang menimpa Sri Rabitah.

"Terakhir saya berharap kita semua agar konsen – concent terhadap permasalahan ini, agar kasus perdagangan orang seperti yang menimpa Sri Rabitah dan para pahlawan devisa negara ini tidak terulang lagi," pungkasnya. ***

wwwwww