Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Atasi Genangan Langganan, Pemkot Pekanbaru Kebut Proyek Drainase di 6 Ruas Jalan Prioritas
2
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Awas Sanksi Tegas, Dishub Pekanbaru Larang Parkir di Bahu Jalan Depan Living World
3
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
7 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
4
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
5
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Pemprov Riau Gelar Pasar Murah di Empat Titik Pekanbaru, Cek Jadwal Lengkap dan Lokasinya
6
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
6 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Lokalisasi Dilalap Api, Ratusan PSK Kocar Kacir, Ada yang Tewas Dalam Drum

Lokalisasi Dilalap Api, Ratusan PSK Kocar Kacir, Ada yang Tewas Dalam Drum
Si jago merah menghanguskan lokalisasi Merong di Muara Teweh, Kabupaten Batara, Kalteng Rabu (22/2) dini hari. (foto: Ddagang/Kalteng Pos/jpnn.com)
Kamis, 23 Februari 2017 10:40 WIB

MUARA TEWEH - Kompleks Lokalisasi Merong di Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara (Batara), Kalimantan Tengah, dilalap si jago merah, Rabu (22/2/2017) sekitar pukul 02.00 WIB.

Ratusan PSK yang berada di kawasan itu kocar-kacir melarikan diri. Nasib tragis dialami Yulia alias Yuli alias Yaya (21). Wanita muda ini tewas, setelah gagal menyelamatkan diri.

Korban masuk dalam drum besi dekat kamar mandi agar terhindar api. Upaya penghuni Merong ini membuat dia seperti direbus dalam air drum yang memanas akibat terjilat api.

Belum diketahui pasti penyebab kebakaran di kawasan esek-esek paling terkenal di DAS Barito itu.

Warga setempat menduga jago merah berawal dari Wisma Primadona.

Banyak barang yang tidak bisa diselamatkan, karena api cepat menjalar di bangunan yang kebanyakan berkonstruksi kayu di Jalan Brigjen Katamso (arah Muara Teweh- Puruk Cahu) Km 3,5. Kerugian ditaksir mencapai Rp 500 juta.

Data dari lapangan menyebutkan, api bermula dari kamar depan yang saat itu sedang kosong.

Jago merah muncul tiba-tiba di Wisma Primadona kemudian membesar dan menghanguskan wisma kayu ini. Sempat terlihat kepulan asap hitam sebelum api muncul.

Angin kencang rupanya memperparah keadaan hingga membuat api merambat ke bangunan di samping kiri dan kanan dan depan hingga menghanguskan lima wisma.

“Api dari kamar depan Wisma Primadona sebelum menjalar ke wisma lain. Banyak barang tidak bisa diselamatkan,” kata ibu Yuli (48), salah satu pemilik warung persis depan wisma yang terbakar, seperti dikutp jpnn.com.

Sementara itu Kepala Dinas Sosial dan PMD Batara, Sugianto P Putra SH, mengatakan, sesuai instruksi Bupati pihaknya langsung menangani korban bencana kebakaran dengan membangun tenda penampungan sementara dan akan memberikan bantuan logistik.

“Kita memasang tenda darurat untuk para korban. Dalam kejadian ini satu orang informasinya meninggal dunia,” kata Sugianto didampingi Eveready nor, Rabu (22/2) pagi.

Kasus kebakaran besar Batara di awal tahun ini sudah ditangani Polres Batara.

Petugas sudah melakukan olah TKP untuk mengetahui asal muasal api. (jpnn)

Editor:Arie RF
Sumber:jpnn.com
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah
wwwwww