Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Jauh-jauh dari NTB, Ustaz Muhammad Saleh Siap Bertahan di Jakarta Jika Demo Tak Ditanggapi

Jauh-jauh dari NTB, Ustaz Muhammad Saleh Siap Bertahan di Jakarta Jika Demo Tak Ditanggapi
Ustaz Muhammad Saleh dari NTB, saat dijumpai di Halaman Masjid Istiqlal Jakarta. (Muslikhin/GoNews)
Kamis, 03 November 2016 20:41 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Luar biasa, pria berusia 74 tahun asal Boja Kabupaten Dompu, Nusatenggara Barat, bernama Ustaz Muhammad Saleh, jauh-jauh ke Jakarta ingin turut menyampaikan aspirasinya terkait penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok.

Ditemui GoNews.co, Kamis (3/11/2016) malam, Ustaz Saleh pun berujar, dirinya tak akan pulang ke NTB sampai tuntutan umat Islam dikabulkan.

"Tuntutan kita sama, ini bukan soal pilkada atau soal politik. Ingat ini soal penistaan agama. Saya sebagai ummat Islam tidak rela agama saya diinjak-injak kafir," ucapnya keras.

Dengan sedikit bergetar, berkali-kali Ustaz Saleh mengucapkan kalimat takbir. "Allahu Akbar... Allahu Akbar...dan perlu diingat, sekarang ini kami masih nurut, melakukan aksi damai. Tapi jika tidak juga didengar, jangan salah kalau ada yang lebih radikal dari ini," katanya.

Namun demikian kata dia, dirinya yakin Aparat Kepolisian tidak akan diam. "Saya yakin pak Kapolri juga muslim, beliau pasti paham betapa sakitnya dihina dan dilecehkan seperti ini," katanya.

"Tujuan saya datang kesini untuk bagaimana supaya agama islam ini berjaya jangan dihina oleh orang non muslim. Saya minta saudara Ahok dihukum seusai dengan perkataanya, dan sesuai dengan hukum yang berlaku," pintanya.

Bahkan dirinya yang datang ke Jakarta mulai dari hari Jumat yang lalu, telah mengantarkan surat protes dari perwakilan ulama' yang diserahkan kepada Presiden Jokowi. "Pada tanggal 1 November semalam, saya sudah menghadap Presiden dengan beberapa jamaah lain. Intinya kami ingin saudara Ahok diproses," tukasnya lagi.

Selama di Jakarta, iapun menginap di Masjid Istiqlal. Dirinya juga merasa bangga dengan seluruh ummat Islam dari seluruh Indonesia, yang malam ini telah berkumpul menyerukan kebanaran dan membela agamanya di Jakarta.

"Saya disini tidak sendirian, meski dari NTB saya sendiri. Disini semua ummat Islam adalah keluarga, meski tak banyak saya bawa ongkos, insya Allah saya tidak akan kelaparan. Saya berharap besok aksi ini berjalan damai, dan ditanggapi secepatnya," pungkasnya. ***

wwwwww