Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
13 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
2 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Masih Ingat Si Pemburu Lelaki Malas Salat Jumat? Ini Cerita Mak Gober yang Sampai Dicerai Suami dan Bisa Umrah

Masih Ingat Si Pemburu Lelaki Malas Salat Jumat? Ini Cerita Mak Gober yang Sampai Dicerai Suami dan Bisa Umrah
Mak Gober yang selalau beraksi membawa pentungan rotan. (Foto: dok Radar Karawang)
Kamis, 27 Oktober 2016 18:53 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Pada bulan April 2016 lalu, kita dihebohkan oleh ulah wanita yang bekerja sebagai pemburu laki-laki yang tidak melaksanakan salat Jumat di Kecamatan Plered, Purwakrata.

Bagi para lelaki muslim di Kecamatan Plered yang kedapatan masih nongkrong dan berkeliaran saat salat Jumat, siap-siap mendapatkan pukulan dari para wanita berpakaian serba hitam.

Mereka tak segan-segan memukul dengan sapu atau pentungan yang sudah dibawa dari rumah. Para pedagang maupun para tukang ojek bahkan pagawai pemerintahan atau aparat sekalipun, tak luput dari pukulan ketika tidak melaksanakan ibadah salat Jumat.

Hal unik tersebut dilakukan Dede Siti Hindun (63) warga Kampung Empangsari, Desa Plered. Dia dibantu sembilan temannya berpatroli mencari para lelaki yang malas beribadah. "Saya pastikan Kecamatan Plered tidak ada yang berkeliaran saat jam salat Jumat. Kalau ada, hemm..siap-siap mendapat pukulan dari saya," kata Dede seperti dilansir Radar Karawang.

Nah kisah uniknya ini kembali diulas disalah satu televisi swasta hari ini Kamis (27/10/2016) dalam acara yang dipandu Dedy Corbuzer.

Menurut Mak Gober sapaan Dede yang kini sudah berusia 63 tahun, Ide melakukan pengusiran para lelaki ini setelah sebelumya mendapat keluhan dari para pemilik toko, saat tempatnya dipakai sejumlah orang untuk santai-santai saat lelaki muslim menjalankan salat Jumat.

"Udah lama sih dari tahun 2007 kalau gak salah. Awalnya sih ada 9 orang, tapi sekarang hanya saya sendiri, soalnya teman-temen udah banyak yang meningal," ungkap Mak Dede Gober menjawab pertanyaan Dedi.

Lokasi operasinya kata dia, seperti jalan raya, gang pertokoan, hingga jalan tikus tidak luput dari pantauannya bersama yang lain. Meski tak jarang mendapat perlakuan tidak menyenangkan saat melakukan pengusiran, janda dua anak ini tetap melakukan tugas mulia tersebut. "Dulu pernah saya pas ngusir supaya salat ternyata dia non muslim. Kita berantem disitu, karena saya tidak tahu," terangnya.

Meski demikian, operasi mencari para lelaki malas beribadah ternyata mendapat dukungan dari tokoh masyarakat setempat. Bahkan ada salah satu donatur memberikan hadiah bagi Dede untuk pergi ke Tanah Suci.

"Alhamdulillah saya tahun 2013 pergi umroh, ada donatur yang ngasih tiket pergi kesana dan semua gratis," ujarnya.

Nah gara-gara pekerjaanya itu, ternyata tidak semua orang menyukainya. Bahkan suaminya sendiri melakukan protes dan akhirnya menceraikannya. "Ya saat itu suami saya gak suka, dan saya dicerai," ujarnya.

Lalu apa sebenarnya pekerjaan Mak Gober? Ternyata dia selain merazia laki-laki muslim yang tidak melaksanakan salat Jumat, Dede ternyata berprofesi sebagai penjual gas lpg keliling. ***

Sumber:Radar Karawang dan Hitam Putih
Kategori:GoNews Group, Warga Bertuah, Balai Kota
wwwwww