Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
Gelanggang
23 jam yang lalu
Hujan Petir Melanda Pekanbaru, Laga Sengit PSPS Kontra Bhayangkara FC Tetap Bergulir
2
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
Sepakbola
22 jam yang lalu
Dua Blunder Berujung Fatal, PSPS Tertinggal 0-2 dari Bhayangkara FC di Babak Pertama
3
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
Sepakbola
20 jam yang lalu
Diwarnai Drama VAR dan Penalti, Askar Bertuah Telan Kekalahan Perdana di Pekanbaru
4
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
Gelanggang
23 jam yang lalu
Duel di Tengah Guyuran Hujan Pekanbaru, PSPS Pasang Duet Gamaroni dan Ilham Hadapi Bhayangkara FC
5
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
Sepakbola
9 jam yang lalu
Askar Bertuah Telan Pil Pahit 1-3, Akhyar Ilyas Soroti Jadwal Padat dan Mental Skuad Pelapis
6
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Nasional
5 jam yang lalu
Cetak Sejarah di PN Jaktim, Jokowi Bersaksi Langsung Bawa Dokumen Asli Kelulusan UGM
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Komisi VII DPR: Ketersediaan LPG dan BBM Jelang Lebaran, Harus Mudah dan Terkontrol

Komisi VII DPR: Ketersediaan LPG dan BBM Jelang Lebaran, Harus Mudah dan Terkontrol
Ilustrasi. (net)
Sabtu, 02 Juli 2016 11:29 WIB
Penulis: Muslikhin Effendy
JAKARTA - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Komisi VII Rofi Munawar meminta pemerintah serius dalam menjaga pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM), Mencegah pemadaman Listrik, dan Menjamin ketersediaan LPG sepanjang musim mudik Idul Fitri 1437 H. 

Keyakinan Pemerintah mampu menjaga pasokan komoditas energi, harus diimbang dengan pengawasan dan monitoring yang real time serta terupdate terus. 

"Pemerintah telah menyampaikan kesiapannya dalam berbagai kesempatan untuk mengantisipasi perayaan Lebaran dan mudik. Namun demikian harus diantisipasi mitigasi dini terhadap titik ekstrem permintaan dan strategi distribusinya,” disampaikan oleh Rofi munawar kepada GoNews.co melalui surat elektronik, (2/7/2016) siang.

Rofi meminta pemerintah untuk terus memperbaiki kualitas koordinasi antar instansi dalam mengantisipasi mudik lebaran kali ini. Mengingat, lonjakan jumlah kendaraan mudik akan berdampak kepada peningkatan konsumsi BBM. Selain itu Rofi Munawar menghimbau Badan Pengatur Hilir Minyak Gas (BPH Migas) maupun Pertamina memastikan distribusi BBM terjaga di jalur mudik utama maupun alternatif. 

Biasanya saat bulan Ramadan dan menjelang Idul Fitri terjadi kelangkaan barang-barang kebutuhan pokok, termasuk LPG. Karenanya, secara faktual untuk membeli komoditas energi tersebut terjadi kenaikan harga yang sangat fantastis.

Legislator dari Jawa Timur ini juga menyampaikan, Pertamina maupun Hiswana Migas harus memastikan kesiapan fasilitas pendukung Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Mengingat selama ini SPBU menjadi salah satu pilihan perhentian terbaik bagi para pemudik, Karenanya dibutuhkan kesiapan SPBU dalam sisi fasilitas pendukung seperti mushola, toilet, hingga tempat istirahat. 

“Kesiapan pemerintah dalam mengantisipasi mudik bukan hanya sekedar bertumpu kepada aspek teknis, namun juga non teknis. Keseriusan dalam mempersiapkannya, menunjukan komitmen membantu pelayanan masyarakatm” Tegasnya.  

Sejak hari ini (2/7) terpantau kenaikan jumlah kendaraan pemudik di jalur-jalur utama. Bahkan, di beberapa ruas keluar tol seperti Brebes sudah mengalami antrian hingga 15 km sejak tadi malam.

Sebagai Informasi, Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), Andy Noorsaman Sommeng mengatakan akan melakukan monitoring pemantauan penyediaan dan pendistribusian BBM untuk Pra Idul Fitri dilaksanakan pada tanggal 28-2 Juli 2016 dan pasca Idul Fitri tanggal 11-13 Juli 2016 di wilayah DKI, sepanjang Pantura, dan wilayah-wilayah lain seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan dan Sulawesi. (***)

wwwwww