Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
11 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Home  /  Berita  /  GoNews Group

DPRD Padang: Pemkot Belum Punya Solusi Konkrit Atasi Banjir Rob

DPRD Padang: Pemkot Belum Punya Solusi Konkrit Atasi Banjir Rob
Anggota DPRD Padang Azirwan Yasin, bersama Presiden Joko Widodo
Sabtu, 28 Mei 2016 12:40 WIB
Penulis: Agib M Noerman

PADANG – Kawasan Bungus Teluk Kabung dan Purus termasuk daerah rawan terjadinya banjir rob. Kendati demikian, Pemkot Padang belum memprioritaskan kawasan tersebut untuk penanganan banjir.

Belum adanya solusi konkrit dari Pemkot Padang membuat anggota DPRD Padang dari daerah pemilihan Bungtekab dan Purus angkat bicara.

Anggota dewan dari dapil Bungtekab, Masrul mengatakan kondisi banjir rob di daerahnya terjadi apabila hujab lebat pada malam hari bertemu pasang laut yang terjadi pagi hari.

“Banjir rob yang terjadi di Bungtekab tidak jarang merendam rumah warga. Apabila ini terus dibiarkan dikhawatirkan akan membahayakan warga,” kata Masrul ketika dihubungi, Jumat (27/5/2016) malam.

Masrul menambahkan, hujan yang terjadi pada Jumat malam juga mengakibatkan terjadinya hujan rob.

Persoalan yang sama juga terjadi di daerah Purus dan Ulak Karang. Bahkan, banjir rob yang terjadi awal pekan lalu di Purus tidak hanya merendam rumah warga. Satu sekolah dasar juga ikut terendam sehingga pihak sekolah terpaksa meliburkan siswa.

Anggota DPRD Azirwan mendesak Pemkot segera menangani masalah tersebut. Politisi Nasdem menyarankan penanganan sementara berupa pengerukan.

“Persoalannya beton-beton yang dialiri sungai banyak yang rusak. Tunggukan sampah juga menyebabkan pendangkalan. Ini solusi jangka pendek,” tegas Azirwan.

Menurut Azirwan, solusi jangka panjang yakni normalisasi dimana Pemkot harus berkoordinasi dengan Balai Sungai.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Padang, Fatriarman Noer mengakui, banjir rob di Purus sudah berlangsung sejak dulu. Untuk mengantisipasinya, harus dibuatkan pembatas. Sejauh ini, menurutnya, belum ada program dari Pemkot sebab itu merupakan kewenangan dari pusat. (agb)

wwwwww