Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
22 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
2
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
24 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
3
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
4
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
Binawidya
22 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Buka MTQ Binawidya 2026 di Kampus Unri
5
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Aspal Jalan Kebun Tuah Madani, Warga Bersyukur Penantian 15 Tahun Jadi Kenyataan
Home  /  Berita  /  Kabar Bertuah

Begini Kronologis Kecelakaan Bus Simpati Star di Seulawah

Begini Kronologis Kecelakaan Bus Simpati Star di Seulawah
Kandisi bus Simpati Star yang jatuh kedalam jurang di Gunung Seulawah. (Reza/GoAceh)
Minggu, 15 Mei 2016 19:57 WIB
Penulis: Reza

ACEH BESAR – Setelah dilakukan penyelidikan pada kecelakaan bus Simpati Star yang bernomor polisi BL 7773 AA, pada Minggu (15/5/2016) pukul 13.00 wib, di kawasan pegunungan Seulawah, Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar, diketahui penyebab utamnya adalah hujan lebat yang menutupi jalan. 

Kasat Lantas Polres Aceh Besar, Iptu Sandy Titah Nugraha, SIK, mengatakan, saat membawa robongan dari Banda Aceh menuju Medan, Sumatera Utara, bus yang dikemudikan oleh Zainal Abidin (35), warga Sumatera Utara, melaju dengan kecepatan tinggi tanpa memperkirakan jalur. Akibatnya bus jatuh dari ketinggian 15 meter.

“Karena hujan lebat pengemudi diduga tidak dapat meihat jelas kondisi tikungan sehingga menabrak beton pembatas,” ujar Sandy saat dikomfir GoAceh.

Akibat kejaian ini, satu orang meninggal dunia dan puluhan korban luka-luka sudah dilarikan ke Puskesmas Satelit Indrapuri, Aceh Besar.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian masih menunggu alat berat untuk mengangkat bus dari dalam jurang. “Untuk saat ini kita masih menunggu alat berat mengevakuasi badan bus dari dalam jurang,” pungkasn Kasat Lantas. 

wwwwww