Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
20 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
20 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
23 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
9 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Parlemen

Meski Nama dan Logonya Mirip, Mayjen TNI (Purn) Syamsul Jalal Pastikan Partai Beringin Berkarya Bukan Pecahan Partai Golkar

Meski Nama dan Logonya Mirip, Mayjen TNI (Purn) Syamsul Jalal Pastikan Partai Beringin Berkarya Bukan Pecahan Partai Golkar
logo Partai Beringin Karya. (istimewa)
Sabtu, 14 Mei 2016 04:23 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Usai perepecahan ditubuh partai Golongan Karya (Golkar). Kini partai berlambang beringing tersebut melakukan jalan islah dengan menggelar Munaslub yang saat ini sedang berlangsung di Bali.

Namun tiba-tiba masyarakat dihebohkan dengan adanya partai baru yang nama serta lambangnya sangat mirip dengan Partai Golkar. Ya partai baru tersebut namanya Partai Beringin Berkarya.

Menurut Ketum Mayjen TNI (Purn) Dr. H Syamsul Djalil, Partai Berkarya ini sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM RI pada tanggal 10 Mei 2016 yang lalu. Ia pun mengaku walau lambangnya mirip dengan Partai Golongan Karya (GOLKAR) namun Partainya tidak ada hubungannya dengan partai yang sama berlambang pohon beringin tersebut.

"Tidak ada hubunganya dengan Gokar, bukan Sempalan Partai golkar. Kami independen, tidak bersama- sama dengan partai lain," ujarnya kepada GoNews Group, Jumat (15/5/2016) malam, di Jakarta.

Ia juga tidak menampik jika ada kader dari Partai Golkar yang ingin bergabung dengan Partai Berkarya, dirinya dengan tangan terbuka siap untuk menerima kader-kader tersebut. "Kita tidak berhak mengambil kader partai lain, tapi jika memang mereka ingin gabung ya silahkan saja," tukasnya.

Selain itu ia mengaku bahwa lambang partainya yang hampir mirip dengan Partai Golkar tersebut, juga sudah didaftarkan di Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan partainya sediri sudah terdaftar di Kementrian Hukum dan HAM RI pada tanggal 10 Mei 2016.

Menurutnya saat ini Partai Berkarya belum memiliki kader-kader dari perwakilan daerah, namun setelah partai ini dideklarasikan akan mulai dicari kader-kader untuk mewakili daerah dari seluruh Indonesia.

Ketika ditanya apakah nantinya tidak masalah dengan Golkar, karena nama dan lambang yang dianggap jiplak, dirinya dengan tegas mengatakan, semua persyaratan pendirian partai resmi dan sah di Kemenkumham. "Partai ini resmi, meski kelihatan mirip tentu visi dan misi serta filosofinya beda," pungkasnya. ***

wwwwww