Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
Kabar Bertuah
13 jam yang lalu
Kecewa Kebijakan Pusat, Puluhan Mitra Pengemudi Tutup Paksa Kantor Maxim Pekanbaru
2
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Percantik Jantung Kota, Pemkot Pekanbaru Sulap U-Turn Sudirman Jadi Ruang Terbuka Hijau
3
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
Marpoyan Damai
12 jam yang lalu
Telan Dana Rp5 Miliar Tanpa APBD, Tugu Simpang Sebidang Pekanbaru Mulai Dibangun Desember
4
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
Kabar Bertuah
14 jam yang lalu
Satlantas Polresta Pekanbaru Gelar Operasi Patuh, 38 Pelanggar Ditilang dan Pengendara Taat Diberi Cokelat
5
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Akses Wisata Makin Mulus, Jalan Lingkar Danau Buatan Pekanbaru Segera Diaspal
6
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
58 menit yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Agar Tidak Dicurigai Warga, Pemilik Pabrik gunakan Mobil Minibus Angkut Ribuan Botol Miras ke Pengecer

Agar Tidak Dicurigai Warga, Pemilik Pabrik gunakan Mobil Minibus Angkut Ribuan Botol Miras ke Pengecer
Penggerebekan rumah yang diduga sebagai tempat pengolahan miras oplosan
Kamis, 12 Mei 2016 20:26 WIB
Penulis: Barkah Nurdiansyah
PEKANBARU - Selama lima bulan beroperasi di Jalan Angsana, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru-Riau, ternyata warga tidak pernah tahu jika rumah tersebut dijadikan pabrik pengolahan miras oplosan.

Pengakuan ZL (38) dan AG (41), miras oplosan yang sudah siap edar tersebut dijemput ke TKP menggunakan mobil jenis minibus untuk menghindari kecurigaan warga sekitar.

"Sudah tiga kali pengiriman selama seminggu dan yang jemput suruhan OY. Tapi kami tidak tahu harga jual berapa," kata AG kepada GoRiau.com, Kamis (12/5/2016) malam.

Sementara itu, Ketu RT setempat, H Yusri mengatakan jika selama ini dirinya tidak pernah tahu jika salah satu rumah warganya dijadikan tempat pengolahan miras.

"Mereka tidak pernah melapor, warga di sini juga tidak ada yang tahu kalau rumah ini dipakai untuk mengolah miras," papar Yusri.

Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru menggerebek sebuah rumah yang diduga sebagai tempat pengolahan miras oplosan dan dua orang diduga pelaku ZL dan AG diamankan beserta 1200 botol miras.***

wwwwww