Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
22 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  Cendekia

Demo Warga di PN Meulaboh Jadi Tontonan Menarik Siswa SMP

Demo Warga di PN Meulaboh Jadi Tontonan Menarik Siswa SMP
Warga dan anak melakukan demo di depan PN Meulaboh dalam mengawal sidang empat terdakwa dituduh pembakaran, Rabu (4/5/2016). (Foto: Aliqa)
Rabu, 04 Mei 2016 17:02 WIB
Penulis: Aliqa

ACEH BARAT - Siswa SMP Negeri 1 di Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat memanfaatkan jam istirahat sekolah untuk menyaksikan aksi demostrasi ratusan warga Desa Cot Rambong dan Mee, Kabupaten Nagan Raya di Pengadilan Negeri (PN) Meulaboh, Selasa (4/5/2016).

Aksi kesekian kali tersebut dilakukan warga untuk mengawal proses persidangan empat terdakwa karena dituduh membakar dan merusak barak perusahaan perkebunan sawit milik PT Fajar Baizuri. Agenda hari ini adalah putusan sela. Aksi kali juga diwarnai jeritan tangis anak-anak para terdakwa.

“Sekarang kami sedang waktu istirahat di sekolah,” kata salah satu siswa yang ikut berdiri di belakang barisan para demonstran.

Pantauan GoAceh.co, aksi demonstrasi ratusan warga yang diikuti berbagai usia ini menyedot perhatian siswa SMP itu, karena dalam barisan terdepan para demonstran dipenuhi anak-anak yang terpasang kain putih bertuliskan pejuang agraria dan menenteng sejumlah sepanduk tuntun.

Sementara aksi lain, ratusan warga ini mengusung keranda manyat dan patung yang terbalut dengan kain putih, serta mengurung empat bemuda dalam kerangkeng dengan tangan dirantai besi.

Aksi warga yang mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, akhirnya membubarkan diri setelah sidang putusan sela yang keempat selesai. Mereka akan kembali melakukan aksi pada agenda sidang selanjutnya. Berjanji, akan mengawal sidang tersebut hingga mendapat putusan bebas dari majelis hakim terhadap Asubki, Musilan, Khadir, dan Julinaidi. (alq)

Editor:Mustafa Kamal Usandi
Kategori:Cendekia
wwwwww