Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
Nasional
23 jam yang lalu
Mabes Polri Larang Personel Isap Vape, Antisipasi Narkotika Cair Beredar di Pekanbaru
2
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
Gelanggang
19 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Waspadai Kebugaran Pemain Jelang Laga Perdana League Cup Kontra Bhayangkara Presisi Lampung FC
3
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
Kabar Bertuah
21 jam yang lalu
BTM Serahkan 700 Bibit Pohon ke SMPN 40 Pekanbaru, Tanamkan Tiga Pilar Kepedulian Lingkungan kepada Generasi Muda
4
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
Kabar Bertuah
19 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Capai 150 Persen Vaksinasi Bayi, Lampaui Target Imunisasi Kejar Nasional
5
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Parlemen
22 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Muluskan Jalan Puyuh Mas, Anggota DPRD Hamdani MS Ingatkan PR Perbaikan Drainase
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Pemerintah Ekspor Mineral Mentah, Zulkifli Hasan: Sama Dengan Jual Tanah Air, Kasihan Anak Cucu Nanti

Pemerintah Ekspor Mineral Mentah, Zulkifli Hasan: Sama Dengan Jual Tanah Air, Kasihan Anak Cucu Nanti
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan.
Kamis, 18 Februari 2016 19:03 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan menyampaikan kekhawatiranya, karena dirinya melihat ada tanda-tanda Pemerintah akan mengizinkan kembali ekspor mineral dalam bentuk bahan mentah.

Rasa kuatir Zulkifli disampaikan ketika berbicara di depan sivitas akademika Universitas Muhammadiyah Sulawesi Tenggara (Sultra) di Kendari, Kamis (18/02/2016) sore.

"Saya hanya menyampaikan agar pemerintah hati-hati, jangan sampai ada rencana untuk mengizinkan kembali ekspor mineral dalam bentuk bahan mentah," kata Zulkifli Hasan, yang juga politisi dari PAN.

Menurut Zulkifli, kalau sampai kran ekspor mineral mentah diizinkan kembali itu akan sangat merugikan. Karena harganya begitu murah. "Kalau kran sudah dibuka, itu sama saja dengan kita menjual Tanah Air," tegasnya.

Zulkifli juga mengingatkan, agar jangan sampai kebijakan membangun smelter diundur kembali. "Walaupun situasi ekonomi dunia begitu berat, tapi janganlah karena itu kita mundur kembali dan begitu saja membebaskan hasil-hasil tambang dalam bentuk bahan baku diekspor," tukasnya.

Zulkifli berharap, sesuai undang-undang, pemerintah disarankan membangun smelter dulu, dan kaalau ternyata tidak ada yang mampu menurutnya tidak jadi masalah. "Karena bahan mentah itu tidak kemana-mana. Lagi pula, jumlahnya terbatas, dan merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbarui. Kalau habis, ya habis, kasihan anak cucu, kasihan generasi akan datang, masa jadi penonton lagi," pungkas Zulkifli Hasan. (**/dnl)

wwwwww