Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
Gelanggang
23 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Pasang Kuda-Kuda Hadapi Adhyaksa FC Bekasi, Ahyar Ilyas Ingatkan Pemain Jaga Fokus
2
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
Parlemen
23 jam yang lalu
Kecelakaan Maut di Jalan Siak II Pekanbaru, DPRD Desak Pemasangan Lampu Penerangan
3
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
Parlemen
23 jam yang lalu
Pemkot Pekanbaru Rampungkan Perbaikan Jalan 47 Kilometer, DPRD Beri Dukungan Penuh
4
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
Kabar Bertuah
17 jam yang lalu
Polisi Sisir Enam Tempat Hiburan Malam di Pekanbaru, Satu Pengunjung Positif Narkoba Diamankan
5
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Pohon Tumbang Timpa Mobil di Sudirman Pekanbaru, Pengamat Desak Usut Tuntas Pelaku Pembakaran Akar
6
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Gelanggang
5 jam yang lalu
Drama Menit Akhir! Penalti Ditepis, PSPS Pekanbaru Gagal Curi Tiga Poin di Markas Adhyaksa FC
Home  /  Berita  /  GoNews Group

Guna Menyukseskan Nawa Cita, Sekjen dan Sesmen Diminta Menjadi Penggerak Utama di Masing-masing Instansi

Guna Menyukseskan Nawa Cita, Sekjen dan Sesmen Diminta Menjadi Penggerak Utama di Masing-masing Instansi
Rapat Koordinasi Kementerian PANRB. (foto:daniel)
Selasa, 16 Februari 2016 10:27 WIB
Penulis: Daniel Caramoy
JAKARTA- Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi meminta aparatur birokrasi harus mampu berfikir selangkah ke depan ( thingking ahead) sebagai tindakan antisipatif. Menurutnya bukan hanya terhadap ancaman-ancaman potensial saja, namun juga terhadap potensi baru yang tersedia melalui kebijakan dan program yang sudah berjalan.

Bahkan MenPANRB juga menyatakan dengan tegas, khususnya kepada Sekjen dan Sesmen untuk menjadi penggerak utama di instansi masing-masing. Hal tersebut ia kemukakan saat memberikan sambutan pembukaan Rapat Koordinasi KemenPANRB, Selasa, (16/02/2016).

"Para Sekjen dan Sesmen harus bisa menjadi penggerak utama (prime mover). Dalam pendayagunaan aparatur negara dan reformasi birokrasi di instansinya agar segera mengambil langkah kongkrit guna mewujudkan Nawa Cita Presiden Jokowi," sambutnya.

Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, menurut Menteri Yuddi, setidaknya ada enam arahan yang benar-benar menjadi perhatian khusus. Ke enam arahan tersebut diantaranya adalah melakukan sinergi melalui koordinasi, integrasi dan sinkronisasi yang baik secara internal maupun eksternal antar instansi.

Selanjutnya menurut Yuddi, menjadikan revolusi mental sebagai gerakan bersama seluruh ASN, bukan hanya sebatas program atau proyek yang digerakkan dengan hanya mengandalkan anggaran.

"Pada intinya semua kegiatan dan program harus jelas, dirancang dengan baik. Kata-kata bersayap seperti Penguatan, Pengembangan, Pemberdayaan dan lainya buang saja. Ganti dengan yang jelas dan trasnparan dan sesuai keperluan. Misalnya membeli buku, membeli kursi dan lainya, jadi jelas dan tepat sasaran," tuturnya.

Untuk itulah menurut Menteri Yuddi, Sekjen, Sesmen dan Sestama harus jadi penggerak utamanya. (**/dnl)

wwwwww