Program Kesehatan Gratis di Pasaman Dilanjutkan, Anggaran Rp35 Miliar Disiapkan
![]() |
| Bupati Pasaman, Sabar AS bersama Siswa dalam peringatan Hari Anak Nasional. (antara/heri sumarno) |
LUBUK SIKAPING – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasaman kembali melanjutkan program prioritas kesehatan gratis dengan menganggarkan lebih dari Rp35 miliar pada APBD 2025. Langkah ini merupakan komitmen Pemkab dalam meningkatkan akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat Pasaman, Senin (13/1/2025).
Bupati Pasaman, Sabar AS, menegaskan pentingnya program kesehatan gratis yang telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
"Program Pasaman Sehat melalui layanan berobat gratis sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ini harus terus dilanjutkan untuk menjamin hak dasar kesehatan," ungkap Sabar AS.
Ia menjelaskan bahwa program ini memungkinkan masyarakat mendapatkan layanan kesehatan hanya dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga (KK). Seluruh biaya pengobatan, mulai dari tingkat polindes hingga rujukan ke rumah sakit besar di Bukittinggi dan Padang, ditanggung oleh APBD Pasaman.
Tidak hanya biaya pengobatan, keluarga pasien yang menunggui di rumah sakit juga mendapat bantuan dari Baznas Pasaman.
Cakupan UHC Tertinggi di Sumatera Barat
Sabar AS menyebutkan bahwa Pasaman kini memiliki capaian Universal Health Coverage (UHC) tertinggi di Sumatera Barat. Ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab dalam mewujudkan layanan kesehatan yang merata.
"UHC yang tinggi menunjukkan keberhasilan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dijalankan Pemkab Pasaman. Kami akan terus memastikan derajat kesehatan meningkat dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) lebih baik," jelasnya.
Kepala Dinas Kesehatan Pasaman, Arma Putra, menambahkan bahwa program kesehatan gratis telah menjadi prioritas utama, selaras dengan visi Pasaman Sehat.
"Anggaran sebesar Rp35 miliar lebih sudah disiapkan untuk program ini. Jika kurang, akan ditambah melalui Anggaran Biaya Tambahan (ABT)," ujar Arma Putra.
Arma Putra mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan gratis ini sebaik-baiknya.
"Tidak ada alasan untuk tidak berobat. Semua biaya pengobatan sudah ditanggung pemerintah. Jadi, kalau sakit, segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat," tutupnya. (ant)
| Editor | : | Hermanto Ansam |
| Kategori | : | Ragam |


























