Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
2 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Dibakar, Direktur dan Staf Medis Ditangkap Pasukan Israel

Rumah Sakit Kamal Adwan di Gaza Dibakar, Direktur dan Staf Medis Ditangkap Pasukan Israel
Kawasan yang hancur terlihat di dekat Rumah Sakit Kamal Adwan setelah serangan Israel di Beit Lahia, Gaza, pada 16 Desember 2023. (antara/anadolu)
Minggu, 29 Desember 2024 12:40 WIB
GAZA CITY – Rumah Sakit Kamal Adwan, fasilitas kesehatan utama di Gaza Utara, dibakar pasukan Israel pada Jumat (27/12) setelah menyerang kawasan sekitar dan memaksa evakuasi pasien. Keesokan harinya, Sabtu (28/12), Direktur RS Kamal Adwan, Hussam Abu Safiya, bersama beberapa staf medis, ditangkap.

Kementerian Kesehatan Palestina mengungkapkan bahwa pembakaran ini menyebabkan rumah sakit terakhir yang berfungsi di Gaza Utara lumpuh total. Insiden ini memperparah situasi kemanusiaan di wilayah yang telah terkepung blokade selama bertahun-tahun.

Serangan terhadap RS Kamal Adwan terjadi di tengah agresi militer yang telah menewaskan lebih dari 45.400 warga Palestina. Kehancuran infrastruktur dan blokade Israel membuat warga Gaza semakin terisolasi, tanpa akses memadai ke layanan kesehatan dan kebutuhan dasar lainnya.

Tindakan ini menambah daftar dugaan pelanggaran hukum internasional oleh Israel. Sebelumnya, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Selain itu, Israel juga menghadapi gugatan di Mahkamah Internasional atas dugaan genosida terhadap rakyat Palestina. Serangan terhadap fasilitas sipil seperti rumah sakit dianggap sebagai pelanggaran berat hukum humaniter internasional.

Insiden ini memicu kecaman global dan seruan kepada komunitas internasional untuk segera mengambil langkah konkret. Serangan terhadap rumah sakit mencerminkan eskalasi yang membahayakan warga sipil dan melanggar norma hukum internasional. (ant)

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ragam
wwwwww