Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Mesin Terbakar, Pesawat Air Canada Lakukan Pendaratan Darurat di Halifax

Mesin Terbakar, Pesawat Air Canada Lakukan Pendaratan Darurat di Halifax
Sebuah pesawat maskapai Air Canada terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Halifax Stanfield, Kanada setelah mengalami kerusakan pada roda pendaratan pada Sabtu (28/12) malam waktu setempat (antara/anadolu/py)
Minggu, 29 Desember 2024 18:10 WIB
ISTANBUL – Sebuah pesawat Air Canada dengan nomor penerbangan 2259 harus mendarat darurat di Bandara Internasional Halifax Stanfield pada Sabtu malam (28/12), menyusul kerusakan pada roda pendaratan yang menyebabkan tergelincirnya pesawat dan kebakaran mesin.

Insiden terjadi sekitar pukul 9:30 AST (0130 GMT Minggu), saat pesawat yang berangkat dari Bandara Internasional St. John’s mencoba mendarat. Tim darurat bergerak cepat untuk memastikan keselamatan penumpang, yang semuanya berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa.

Nikki Valentine, salah satu penumpang, mengatakan bahwa pesawat mulai kehilangan kendali saat menyentuh landasan.

"Pesawat miring tajam ke kiri, disertai suara keras seperti tabrakan, dan mesin mulai terbakar," ungkapnya kepada CBC News.

Setelah pendaratan, seluruh penumpang dievakuasi dan menjalani pemeriksaan medis di hanggar. Sebagai langkah pengamanan, Bandara Halifax sempat menunda semua penerbangan sebelum membuka kembali salah satu landasan pada dini hari Minggu (29/12).

Pihak berwenang saat ini tengah menyelidiki penyebab kerusakan tersebut untuk memastikan tidak terjadi insiden serupa di masa mendatang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Kategori:Ragam
wwwwww