Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Cegah Penyebaran Virus Corona, China Larang Rombongan Wisatawan ke Luar Negeri

Cegah Penyebaran Virus Corona, China Larang Rombongan Wisatawan ke Luar Negeri
Seorang petugas kesehatan merawat pasien terinfeksi virus corona. (dok)
Senin, 27 Januari 2020 10:11 WIB
BEIJING - Pemerintah China melarang perjalanan rombongan wisatawan ke luar negeri. Larangan ini diberlakukan mulai Senin (27/1/2020).

Kebijakan ini diberlakukan pemerintah China untuk mencegah penyebaran virus corona ke berbagai negara.

Dikutip dari kompas.com yang melansir NHK World-Japan, travel agent asal China menunda penjualan paket penginapan dan tiket pesawat selama beberapa waktu karena kebijakan pemerintah China tersebut.

Penangguhan penjualan paket wisata tersebut hingga saat ini masih belum diketahui akan berjalan berapa lama.

Pelarangan ini diumumkan pada Sabtu (25/1/2020). Seperti dikutip dari New York Times, pemerintah China menunda keberangkatan semua tur grup serta penjualan paket tiket dan hotel ke luar negeri.

Asosiasi agen perjalanan wisata China menuturkan bahwa grup tur yang tengah dalam perjalanan wisata di luar negeri, tetap bisa melanjutkan perjalanan tersebut.

Namun, travel agent harus terus memonitor kesehatan wisatawan yang mereka bawa.

Langkah ini diambil sebagai upaya pemerintah untuk menahan penyebaran virus corona ke negara-negara lain.

Beberapa negara, termasuk Indonesia, sudah melakukan produser dengan pemasangan alat untuk memantau pelancong dari China yang dikhawatirkan pernah mengalami kontak dengan virus corona.

Pelarangan warga China untuk berkunjung ke luar negeri dipastikan akan memengaruhi industri pariwisata global, termasuk Indonesia.

Dalam lima tahun belakangan ini, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) asal China mengalami peningkatan.

Berdasarkan data dari BPS, jumlah wisatawan China ke Indonesia mencapai 2,06 juta pada tahun 2017. Jumlah wisman China meningkat menjadi 2,14 juta pada tahun 2018.

Sementara itu, periode Januari hingga November 2019, wisman asal China berada di angka 1,92 juta. Angka ini menempati China sebagai wisman terbanyak di peringkat kedua. Posisi pertama adalah wisman asal Malaysia. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww