Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya

Jembatan Gantung Putus, 10 Remaja Tewas, Begini Kronologisnya
Jembatan gantung yang putus di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kaur, Bengkulu. (kompas.com)
Selasa, 21 Januari 2020 07:46 WIB
BENGKULU - Sepuluh remaja meninggal dunia akibat putusnya jembatan gantung di Desa Manau Sembilan II, Kecamatan Padang Guci Hulu, Kabupaten Kaur, Bengkulu, Ahad (19/1/2020), sekira pukul 15.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, Ujang Syafiri menjelaskan, jembatan putus saat serombongan remaja berada di atasnya.

Kawasan tersebut merupakan objek wisata Desa Batu Luwis yang sering dikunjungi.

Para korban berada di atas jembatan sambil bercengkrama dan melakukan kegiatan swafoto. 

Kebetulan arus sungai saat itu dalam kondisi deras terjadi banjir.

Diduga karena kelebihan beban, jembatan putus, para korban di atas jembatan berjatuhan ke arus sungai yang kebetulan dalam kondisi banjir.

''Remaja-remaja itu berwisata di atas jembatan sambil swafoto,'' kata Ujang, Ahad (19/1/2020).

Jembatan putus, diduga akibat kelebihan kapasitas. Selain itu, ada dugaan saat di atas jembatan para remaja menggoyang-goyangkan jembatan.

Sepuluh jasad korban meninggal telah diserahkan tim SAR kepada pihak keluarga masing-masing untuk dikebumikan. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww