Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Gara-gara Minum Bubble Tea, Usus Remaja Ini Tersumbat dan Harus Dioperasi Darurat

Gara-gara Minum Bubble Tea, Usus Remaja Ini Tersumbat dan Harus Dioperasi Darurat
Minuman bubble tea alias boba. (tribunnews)
Minggu, 19 Januari 2020 09:40 WIB
JAKARTA - Bagi Anda yang suka meminum boba atau minuman bubble tea, sebaiknya tidak meminumnya lagi, bila tak ingin mengalami nasib seperti remaja di China ini.

Dikutip dari detik.com, remaja berusia 13 tahun yang tidak disebutkan namanya itu dilarikan ke rumah sakit usai menenggak dua gelas boba atau minuman bubble tea.

Dilaporkan, ususnya tak mampu mencerna bola-bola tapioka tersebut dan ia didiagnosis dengan sumbatan usus dan harus menjalani operasi darurat.

''Sekitar pukul 3 pagi saat aku sedang bertugas, seorang anak lelaki berusia 13 tahun dibawa masuk dengan nyeri perut mendadak. Pindaian X-Ray menunjukkan adanya sumbatan usus. Sembari mengecek ususnya, kami menemukan dua benda padat, satunya besar dan satu lagi lebih kecil. Dua benda inilah yang menyebabkan sumbatan,'' tutur Dr Zhang Haiyang, dokter yang menanganinya, dikutip dari Fox News.

Remaja tersebut dirawat di rumah sakit First Affiliated Hospital of Xinxiang Medical University. Dr Haiyang mengatakan ia melihat riwayat remaja tersebut, yang ternyata tidak mengunyah bola-bola di minuman tehnya dan justru menelannya bulat-bulat.

Ia mengaku bahwa ia meminum dua minuman boba dan meminumnya dengan cara yang sama dengan jarak empat hari.

Menurut Dr Haiyang, itulah yang menyebabkan bola-bola tapioka tersebut terjebak dan berkumpul, menyebabkan sumbatan pada ususnya.

Tim medis menyebut bahwa benda tersebut tidak padat dan bisa dihancurkan sehingga remaja tersebut tidak perlu dioperasi untuk mengangkatnya. Dua hari kemudian setelah prosedur tersebut, bola-bola tapioka tersebut bisa dikeluarkan saat ia buang air besar.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww