Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
2 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya

CEO Cantik Ini Tak Mau Rekrut Karyawan Cerdas, Ini Alasannya
CEO Hint, Kara Goldin. (parade.com)
Rabu, 15 Januari 2020 08:41 WIB
JAKARTA - Banyak calon karyawan berusaha menunjukkan dirinya cerdas dan serba tahu saat wawancara kerja. Padahal, ada perusahaan yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawannya.

Dikutip dari merdeka.com, Kara Goldin, pendiri sekaligus CEO Hint, perusahaan air mineral, termasuk yang tidak mau merekrut orang cerdas sebagai karyawan.

''Saya melihat banyak sekali kandidat yang ingin terlihat jenius dan tahu semua jawaban. Tapi mereka tak mengerti bahwa pimpinan yang hebat tak mencari pelamar yang pintar, kompetitif, tahu segalanya dan selalu ingin mengungguli orang lain,'' papar Goldin seperti dilansir dari CNBC, Selasa (14/1).

Setelah bertahun-tahun bekerja di berbagai perusahaan besar hingga sukses mendirikan perusahaan sendiri, dia mengatakan selalu rendah hati pada apa-apa yang tidak diketahuinya.

Dia lebih memilih orang-orang yang justru berusaha berada di lingkungan di mana banyak orang yang lebih pintar darinya.

Jadi, dia memutuskan untuk tidak merekrut pelamar kerja yang paling pintar di antara yang lain.

''Alasannya adalah seseorang yang tak tertarik menghabiskan waktu bergaul dengan mereka yang lebih pintar tak akan pernah berhasil mengembangkan diri dan bekerja lebih baik,'' ungkap wanita berparas cantik itu.

Menurutnya, ada satu nasehat bijaksana dari Steve Jobs yang menjadi teladannya. Kapanpun orang bertanya nasehatnya tentang bagaimana cara terbaik merekrut pegawai, dia selalu menggunakan nasehat Jobs tersebut.

''Tak masuk akal merekrut orang pintar dan memberi tahu mereka harus melakukan apa. Kita merekrut orang cerdas, justru agar mereka bisa memberitahu kita apa yang harus dilakukannya,'' tandas Goldin.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww