Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Setelah Membantah, Iran Akhirnya Akui Tak Sengaja Tembak Pesawat Boeing 737 Milik Ukraina

Setelah Membantah, Iran Akhirnya Akui Tak Sengaja Tembak Pesawat Boeing 737 Milik Ukraina
Puing-puing pesawat Boeing 737 milik Ukraine International Airlines yang jatuh tertembak di Iran. (kompas.com)
Sabtu, 11 Januari 2020 12:26 WIB
TEHERAN - Penyebab jatuhnya pesawat Boeing 737 milik Ukraine International Airlines di Teheran pada Rabu (8/1/2020) pagi waktu setempat, akhirnya terungkap. Pihak militer Iran telah mengakui, mereka tidak sengaja menembak jatuh pesawat tersebut.

Dikutip dari kompas.com, Teheran awalnya membantah bahwa pesawat Boeing 737 itu jatuh karena tidak sengaja ditembak oleh rudal mereka.

Bahkan, negara yang dipimpin Ayatollah Ali Khamenei itu memersilakan sejumlah negara untuk ikut dalam penyelidikan insiden yang menewaskan 176 orang itu.

Namun dalam pernyataan yang dirilis IRNA dikutip AFP dan Sky News Sabtu (11/1/2020), pihak militer akhirnya mengakui tak sengaja menjatuhkan pesawat Ukraina itu.

Mengutip sumber pejabat lokal, maskapai tersebut disebut masuk ke ''area sensitif militer'', dan dikira sebagai ''pesawat musuh''.

Pejabat itu mengungkapkan, insiden itu terjadi karena negaranya bersiaga terhadap kemungkinan balasan yang dilancarkan AS.

Ofisial tersebut berjanji, mereka akan melakukan perbaikan, terutama mengagendakan ''pembaruan'' untuk mencegah insiden serupa di masa depan.

Pernyataan itu juga menambahkan, operator sistem pertahanan itu akan diadili, dengan simpati diberikan kepada keluarga korban.

Baik AS dan Kanada sama-sama menyuarakan dugaan bahwa mereka pesawat dengan nomor penerbangan 752 itu jatuh secara tidak wajar.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau berkata, dia mendapat sejumlah informasi intelijen Iran tak sengaja menembak.

Kemudian Presiden AS Donald Trump menyatakan, dia mempunyai dugaan. ''Namun seseorang bisa saja melakukan kesalahan,'' terangnya.

Berdasarkan pantauan sumber intelijen Washington, mereka sempat melihat ada dua tanda panas dari misil yang tengah diluncurkan.

Adapun otoritas Ukraina menerangkan, kemungkinan pesawat Boeing 737 itu jatuh karena ditembak sistem pertahanan buatan Rusia. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww