Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
2 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Banjir Bandang Hancurkan 14 Jembatan di Lebak

Banjir Bandang Hancurkan 14 Jembatan di Lebak
Rumah warga di Lebak hancur setelah diterjang banjir bandang. (sindonews.com)
Kamis, 02 Januari 2020 11:22 WIB
LEBAK - Selain merendam dan merusak ratusan rumah, banjir bandang di juga menghancurkan 14 jembatan di enam kecamatan di Kabupaten Lebak, Banten.

Dikutip dari sindonews.com, menurut data dari BPBD Lebak, enam kecamatan yang terdampak meluapnya sungai Ciberang dan Cidurian yakni Kecamatan Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Curugbitung, Maja dan Cimarga.

''Total desa terdampak sebanyak 17 desa di 30 titik lokasi dengan jumlah kerusakan rumah sebanyak 135 rusak berat, 185 rusak ringan dan 1.747 rumah terendam,'' kata Kepala Pelaksana BPBD Lebak Kaprawi, Kamis (02/01/2020).

Sebanyak 14 jembatan yang hancur diterjang banjir bandang, terdiri dari 2 jembatan permanen dan 12 jembatan gantung.

Jembatan permanen yang rusak tersebut berada di Desa Sajira, Kecamatan Sajira dan di Kampung Muhara, Kecamatan Lebakgedong. Sedangkan 12 jembatan gantung yang rusak tersebar di enam kecamatan, yakni 5 di Kecamatan Cipanas, 4 di Kecamatan Cimarga, 1 jembatan di Kecamatan Sajir, Curugbitung dan Maja.

Saat ini, Tim gabungan terus melakukan evakuasi korban terdampak, melakukan pendataan kerusakan, mendirikan posko dapur umum dan pemenuhan kebutuhan dasar pengungsi.

Terdapat 7 posko pengungsian yang menampung para korban banjir bandang. Posko tersebut berada di gedung PGRI Kecamatan Sajira di Kampung Nangela, Desa Calung Bungur dan di Desa Bungur Mekar, Kecamatan Sajira.

Kemudian posko pengungsi di Kampung Kadu Luhur, Desa Tambak, Kecamatan Cimarga. Selanjutnya di Kantor Kecamatan Cipanas, di gedung serba guna Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebak Gedong dan di Desa Mayak, Kecamatan Curugbitung. ''Tujuh posko pengungsian menampung korban banjir sebanyak 427 kepala keluarga,'' pungkasnya.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww