Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
2 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Harimau Sumatera Kembali Terkam Petani Kopi, Jasad Korban Ditemukan Berserakan

Harimau Sumatera Kembali Terkam Petani Kopi, Jasad Korban Ditemukan Berserakan
Harimau sumatera. (int)
Senin, 23 Desember 2019 07:57 WIB
PALEMBANG - Suwadi (57), Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Lahat, Sumatera Selatan, diterkam harimau sumatera hingga tewas.

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya saat mengantar beras ke kebun kopi tak jauh dari kampungnya, Ahad (22/12). Jasad korban tak lagi utuh dan sudah terpotong-potong serta terpisah di tempat berbeda, beberapa organ hilang.

Selama sepekan terakhir, korban menginap sendirian di kebun. Sambil memanen kopi, dia juga menunggu buah durian runtuh. Diduga saat itulah terjadi serangan harimau yang membuatnya tewas.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Lahat, Martialis Puspito membenarkan kejadian itu. Dugaan sementara, korban tewas karena diterkam harimau.

''Informasi yang kami dapat seperti itu,'' ungkap Martialis.

Dikatakannya, petugas BKSDA tengah menuju rumah sakit tempat korban dievakuasi. Pihaknya mencari keterangan saksi-saksi agar dapat memastikan penyebabnya akibat hewan buas dilindungi itu.

''Kita telusuri saksi-saksi yang bisa diminta keterangan posisi TKP,'' ujarnya.

Kejadian ini menambah daftar serangan harimau sumatera terhadap manusia di seputaran Gunung Dempo. Dalam kurun waktu dua bulan terakhir, total ada enam peristiwa, empat diantaranya tewas. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww