Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Massa Reuni 212 Membubarkan Diri dengan Tertib Sambil Memungut Sampah

Massa Reuni 212 Membubarkan Diri dengan Tertib Sambil Memungut Sampah
Reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12) pagi. (detik.com)
Senin, 02 Desember 2019 10:03 WIB
JAKARTA - Reuni 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Senin (2/12/2019), berlangsung lancar dan tertib hingga ke akhir acara.

Acara yang dihadiri ratusan ribu massa itu dimulai pukul 03.00 WIB, diawali dengan shalat Tahajud. Selanjutnya shalat Subuh berjamaah yang dipimpin Syekh Ammar Ar Rufati Al Hasani asal Palestina. Diteruskan dengan zikir, doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Kemudian disambung dengan sambutan dari sejumlah tokoh, termasuk sambutan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Dikutip dari republika.co.id, sekitar pukul 08.00 WIB, sebagian massa Reuni 212 mulai meninggalkan lokasi munajat di Monas. Mereka meninggalkan lokasi sambil memungut sampah. "Kita akan tinggalkan tempat ini (Monas) dengan keadaan tanpa sampah,'' ujar orator di panggung.

Dari pantauan di lokasi, beberapa kelompok massa memang telah meninggalkan lokasi sejak pukul 08.00 WIB. Namun demikian, beberapa lainnya terlihat masih berada di area Monas dengan memungut sampah, setelah penutupan acara reuni 212 dengan membaca doa. ''Silakan sampah dipungut,'' ujar pengisi suara berulang kali.

Dia menegaskan, bahwa acara Reuni 212 masih akan berlangsung ke depannya. Oleh sebab itu, untuk menjaga kelangsungan, ia meminta agar massa bisa pulang tertib dan selamat hingga ke tempat tujuan. ''Kita akan bertemu di 2020 mendatang,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww