Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
7 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
3 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Polwan Bunuh Diri Setelah Dipaksa Bekerja dengan Senior yang Memerkosanya

Polwan Bunuh Diri Setelah Dipaksa Bekerja dengan Senior yang Memerkosanya
Ilustrasi jenazah. (dok)
Selasa, 26 November 2019 20:15 WIB
SOCHI - Maria Klochkova, seorang polisi wanita di Rusia, menembak kepalanya sendiri menggunakan pistol di kantornya.

Dikutip dari kompas.com, Maria Klochkova diduga nekat bunuh diri karena dipaksa bekerja dengan senior yang telah memperkosa dirinya.

Maria Klochkova memulai impiannya sebagai detektif kriminal pada Agustus setelah lulus dengan nilai tertinggi dari akademi.

Tetapi, polisi berusia 23 tahun itu mengaku kariernya hancur setelah menyebut detektif senior telah memerkosa dirinya, dilaporkan Daily Mirror Selasa (26/11/2019).

Penyelidik mengutarakan, Klochkova menembak kepalanya menggunakan pistolnya setelah mengunci dirinya di kantor.

Namun, keluarganya tidak percaya Klochkova bunuh diri, dan kini menuntut untuk dilakukan penyelidikan.

Saudara Klochkova, Anna, mengatakan bahwa kakaknya itu tidak menderita penyakit kejiwaan, dan menduga kematiannya ditutupi.

''Dia diperkosa oleh seniornya. Dia pun menganggap dirinya sebagai aib keluarga, bukan korban dari si idiot ini,'' kecamnya.

Anna menuturkan, sang kakak tidak melapor karena selain takut kariernya terancam, dia tak ingin orang lain tahu.

Dia mengungkapkan, salah satu petugas senior sebenarnya mengetahui insiden itu. Tapi, dia memilih tak memrosesnya.

Malah, Klochkova dipaksa bekerja dengan orang yang telah memerkosanya. Klochkova dilaporkan sudah dirundung, bahkan pada awal bekerja.

Sebabnya, Klochkova merupakan lulusan terbaik. ''Dia tahu betul bagaimana melaporkannya. Tapi, dia takut kisahnya tersebar,'' jelas Anna.

''Dia membuat keputusan yang salah, sama seperti perempuan lainnya yang menjadi korban pemerkosaan,'' lanjut dia.

Anna menyerukan supaya pelaku pemerkosaan yang menghancurkan impian Klochkova menjadi detektif bertanggung jawab.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww