Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Kades Kehilangan Nyawa Saat Gauli Istri Warganya dalam Mobil, Begini Ceritanya

Kades Kehilangan Nyawa Saat Gauli Istri Warganya dalam Mobil, Begini Ceritanya
Ilustrasi pasangan selingkuh. (dok)
Senin, 18 November 2019 19:05 WIB
GROBOGAN - Kwd (57), Kepala Desa Sugihan, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, kehilangan nyawa saat berhubungan intim dengan Dwt (44), istri warganya sendiri, dalam mobil.

Dikutip dari poskotanews.com, Kwd diduga tewas karena tak kuat dengan reaksi obat kuat yang diminumnya.

Hubungan intim Kades dengan selingkuhannya itu dilakukan dalam mobil di kawasan sepi di Desa Ngablak.

Kasat Reskrim Polres Grobogan, AKP Agus Supriyadi, Senin(18/11/2019) membenarkan adanya kejadian itu .

Awalnya Kwdi kencan dan mengajak Dwt  bertemu di depan RS Islam Purwodadi. Setelah bertemu, ia mengajak teman wanitanya tersebut ke Desa Ngablak, Grobogan, Sabtu (16/11/2019) .

Seusai perjalanan kembali dari Desa Ngablak ke Purwodadi, Kwd menepikan mobilnya di pinggir jalan dan mengajak wanita selingkuhannya itu melakukan hubungan intim.

Menurut pengakuan Dwt, saat melakukan hubungan intim, mendadak Kwd mengalami sesak napas hingga membuat wanita selingkuhan itu panik. Dwt mencoba membangunkannya, namun nyawa Kades tidak tertolong.

Mengetahui teman kencannya meninggal, Dwt keluar mobil dan meminta pertolongan warga. Seusai dilakukan pemeriksaan, tidak ada unsur penganiayaan terhadap korban.

Menurut AKP Agus Supriyadi, saat dilakukan pemeriksaan di dalam mobil korban , polisi menemukan barang bukti berupa pil obat kuat

''Di lokasi kejadian ditemukan beberapa barang bukti pil dan celana dalam korban. Polisi belum menyimpulkan penyebab kematian korban apakah karena konsumsi obat kuat, tim masih melakukan penyelidikan,'' kata AKP Agus Supriyadi.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww