Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
6 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
3
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
4 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti

Demo di DPR, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Terkapar dengan Tengkorak Retak dan Tulang Bahu Patah

Demo di DPR, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Terkapar dengan Tengkorak Retak dan Tulang Bahu Patah
Mahasiswa dan aparat kepolisian bentrok di depan gedung DPR, Selasa (24/9) sore. (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 08:59 WIB
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Al Azhar Jakarta, Faisal, menjadi korban kekerasan aparat keamanan saat terjadi bentrok antara massa mahasiswa dengan aparat keamanan di depan gedung DPR RI, Selasa (24/9). Faisal kini masih kritis dan dirawat di Rumah Sakit Pelni Petamburan.

Dikutip dari merdeka.com, ibunda Faisal, Siti Asmah, saat dihubungi Rabu (25/9) menjelaskan, anaknya pamit untuk ikut aksi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR yang berlangsung Selasa (24/9) kemarin.

''Dia minta izin untuk ikut demo di DPR. Faisal memang aktivis di kampus, dia koordinator demo dan menjaga keamanan teman-temannya kemarin,'' kata Siti.

Berdasarkan cerita dari teman-teman Faisal, Siti mengatakan, saat kondisi ricuh dan bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Faisal berupaya mencari teman-temannya di sekitar Hotel Sultan. Namun mahasiswa Fakultas Hukum semester 7 itu kemudian hilang, hingga ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi luka-luka.

''Dia ditemukan di basement Restoran Pulau Dua di dekat gedung DPR. Kemudian dibawa pakai mobil bak terbuka ke RS Pelni,'' kata Siti.

Dari keterangan dokter, Siti mendapat penjelasan jika anaknya mengalami retak tengkorak, tulang bahu patah, dan memar-memar. ''Kata dokter saraf, luka-lukanya akibat benda tumpul,'' ujarnya.

Oleh dokter, Faisal kemudian dioperasi dari pukul 21.00 WIB hingga selesai pukul 05.00 WIB dini hari tadi.

''Mohon doanya untuk kesembuhan anak saya yang masih kritis. Sekarang masih di ruang ICU setelah dioperasi,'' tutup Siti. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww