Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
Kabar Bertuah
18 jam yang lalu
DPRD Kota Pekanbaru Dukung Polda Riau Sikat Mafia BBM Subsidi, Minta Pengawasan Diperketat
2
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
Parlemen
18 jam yang lalu
Pelantikan 17 Pejabat Pemkot Pekanbaru, Komisi I DPRD Tagih Bukti Kinerja Nyata untuk Warga
3
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
Gelanggang
18 jam yang lalu
PSPS Pekanbaru Ajukan Pembatalan Denda Rp20 Juta ke PSSI, Ini Bukti Kuat Manajemen
4
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
5 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
5
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
2 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU

Sri Mulyani Sebut Anggaran untuk Pendidikan Rp 505,8 Triliun Naik dari 2014 yang Hanya Rp 250 Triliun

Sri Mulyani Sebut Anggaran untuk Pendidikan Rp 505,8 Triliun Naik dari 2014 yang Hanya Rp 250 Triliun
Menteri Keuangan Sri Mulyani
Senin, 19 Agustus 2019 06:44 WIB
JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan anggaran untuk pendidikan untuk tahun 2020 sekitar Rp505,8 triliun. Dan naik luar biasa dibandingkan 2014 yang hanya 250 triliun.

Demikian disampaikan saat menjadi salah satu pembicara dalam acara Gerakan Nasional 1000 Startup Digital 'Ignite The Nation 1000 Startup Digital Indonesia' di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (18/8/2019).

Di depan ribuan milenial yang hadir, Sri Mulyani menyinggung Rancangan Undang-Undang tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2020 beserta Nota Keuangan yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo (jokowi) kepada DPR, Jumat (16/8/2019) lalu.

Salah satu komponen yang disinggung adalah anggaran pendidikan. "Kalau lihat sepintas, (pemerintah) akan berikan Rp 505,8 triliun anggaran pendidikan. Padahal (pada tahun) 2014 itu Rp 250 triliun. Itu kenaikan yang luar biasa," ujar Sri Mulyani.

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, anggaran sebesar itu akan digunakan untuk menunjang berbagai hal. Salah satunya operasional sekolah dari tingkat dasar hingga menengah-tinggi.

Sri Mulyani juga menyinggung anggaran Dana Desa yang direncanakan mencapai Rp72 triliun. Jika dibagi dengan jumlah desa di seluruh tanah air, maka setiap desa memperoleh hampir Rp1 miliar.

Terkait hal itu, Sri Mulyani mengajak milenial yang hadir turut mengawal dana tersebut. "Bagaimana saya tahu kalau dia tidak akan membangun selokan yang sama? Look at program dan banyak program yang bisa dibayangkan. You can create aplikasi," katanya. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:tribunnews.com
Kategori:Ragam
wwwwww