Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
Hukum
15 jam yang lalu
Sidang Lapangan PN Pekanbaru Kasus Fasos Karya Bakti, Kuasa Hukum Bantah Tuduhan JPU
2
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Parlemen
18 jam yang lalu
DPRD Pekanbaru Kaji R-APBD 2027, Fokus Atasi Banjir dan Bantuan Pendidikan S3
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Desak dan Made Sebut Komitmen Presiden Prabowo Jadi Motivasi

Desak dan Made Sebut Komitmen Presiden Prabowo Jadi Motivasi
Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo. (Kemenpora)
Selasa, 14 Juli 2026 21:25 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG - Dua atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi dan Veddriq Leonardo yang sukses mempersembahkan medali emas di World Climbing Series Krakow dan Chamonix 2026 mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah dalam hal ini Presiden Prabowo dan Menpora Erick Thohir terhadap peningkatan prestasi olahraga Indonesia.

Hal itu disampaikan Desak Made dan Veddriq Leonardo setelah tiba di Bandara Soekarno Hatta, Cengkareng, Tanggerang, Banten, Selasa (14/7/2026). Desak Made mengucapkan dukungan pemerintah selama ini menjadi motivasi dirinya dan atlet lainya untuk berprestasi.

"Terima kasih saya ucapkan kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menpora yang selama ini mendukung kita untuk menjalankan pelatnas dan try out agar kita bisa berprestasi di kejuaraan lainnya," kata Desak Made. 

Pernyataan yang sama juga disampaikan Veddriq Leonardo yang mengucapkan terima kasih atas dukungan Presiden Prabowo terhadap olahraga Indonesia. "Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang terus menunjukkan komitmennya mendukung olahraga Indonesia. Semoga kedepannya olahraga Indonesia semakin maju," tambah Veddriq.

Sebelumnya Timnas Panjat Tebing Indonesia berhasil mengawinkan medali emas speed perorangan putra dan putri dalam ajang World Climbing Series Chamonix, Prancis, Minggu (12/7/2026) lalu. Selain itu, Indonesia juga berhasil meraih satu medali perak speed perorangan putra lewat Antasyafi Robby Al Hilmi.

Desak Made tampil dengan stabil dalam seri ini. Kemenangan ini menjadi kemengan pertamanya di seri Chamonix. Medali emas ini semakin terasa manis karena pada seri di pekan sebelumnya yakni di Krakow, Polandia, Desak Made juga berhasil membawa pulang medali emas.

Di babak final perebutan emas, Desak Made berhadapan dengan atlet Italia Giulia Randi. Desak Made tampill all out dan berhasil unggul sekaligus mengamankan gelar setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6,22 detik. Sementara, Giulia Randi mencatatkan waktu 6,51 detik.

Sementara itu, di speed perorangan putra Veddriq Leonardo berhadapan dengan rekan senegara yakni Antasyafi Robby Al Hilmi di perebutan emas. Veddriq unggul dengan catatan waktu 4,89 detik sedangkan Robby 5,11 detik. Medali perunggu diraih atlet Jepang Ryo Omasa setelah mengalankan atlet Tiongkok Yicheng Zhao. Ryo Omasa ungggul tipis dengan catatan waktu 4,701 detik, sedangkan Yicheng Zhao 4,704 detik.

Veddriq mengaku sangat bersyukur atas kemenangan ini. Apalagi emas kali ini merupakan emas pertamanya usai meraih medali emas di Olimpiade. Ia mengaku jeda waktu untuk kesuksesan ini sangatlah lama.

Veddriq juga tidak lupa mengucapkan terima kasih pada seluruh masyarakat Indonesia dan tim karena dirinya menyadari dukungan tersebut sangatlah berarti. "Saya berasa sangat bersyukur. Apalagi ini medali emas pertama saya usai Olimpiade. Terima kasih atas dukungannya," pungkasnya. ***

wwwwww