Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Kabar Bertuah
10 jam yang lalu
Ratusan Ribu Warga Akses TRC Pekanbaru Aman, Laporan Keamanan dan PJU Paling Banyak Dikeluhkan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Jan Olde Riekering Tak Lagi Bersama Dewa United FC

Jan Olde Riekering Tak Lagi Bersama Dewa United FC
Jan Olde Riekering. (Ileague.id)
Sabtu, 04 Juli 2026 19:52 WIB
Penulis: Azhari Nasution
TANGERANG – Dewa United Banten FC secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih kepala Jan Olde Riekerink. Keputusan ini menyudahi kebersamaan profesional selama empat musim yang telah menjadi salah satu periode paling krusial dalam pertumbuhan serta pembentukan identitas klub di sepak bola Indonesia.

Pelatih asal Belanda tersebut pertama kali didatangkan pada paruh musim 2022/2023. Saat itu, Dewa United statusnya masih merupakan klub muda yang sedang berada dalam fase awal membangun identitas dan organisasi tim.

Selama empat musim masa baktinya, Jan Olde tidak hanya berhasil mengubah gaya permainan tim di lapangan, tetapi juga menanamkan fondasi yang kuat. Di bawah arahannya, grafik perkembangan performa Banten Warriors terlihat sangat konsisten dari musim ke musim.

Sempat menutup musim perdana di peringkat ke-17 Liga 1, Dewa United langsung melesat ke posisi kelima pada tahun berikutnya. Puncaknya terjadi pada Super League 2024/2025, di mana mereka mencatatkan sejarah baru dengan finis sebagai runner-up Liga 1 sekaligus mengamankan tiket perdana ke kompetisi Asia.

Pada Super League 2025/2026, Jan Olde sukses membawa tim menembus babak perempat final AFC Challenge League dan menyudahi kompetisi domestik di peringkat ketujuh.

Presiden Dewa United Banten FC, Ardian Satya Negara, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi luar biasa yang ditunjukkan oleh Jan Olde sepanjang menukangi tim hingga berada di titik saat ini.

"Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, beliau membantu kami bertumbuh sedikit demi sedikit," ujar Ardian di Dewa United Arena, Tangerang, Banten, Sabtu (4/7/2026).

"Dari tim yang berjuang keluar dari papan bawah, kemudian mampu bersaing di papan atas, hingga akhirnya membawa Dewa United merasakan atmosfer kompetisi Asia untuk pertama kalinya. Perjalanan itu tentu tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras beliau bersama seluruh staf pelatih. Ada banyak momen yang akan selalu kami kenang bersama," tambahnya.

Ardian menegaskan bahwa meskipun kerja sama kontrak ini telah berakhir, proses perpisahan dipastikan berjalan dengan penuh rasa hormat. Pihak manajemen pun mendoakan agar Jan Olde beserta jajarannya selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam perjalanan karier kepelatihan selanjutnya. ***

wwwwww