Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Pasar & Niaga

Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Bahas Anggaran Makan Bergizi Gratis

Menkeu Purbaya dan Kepala BGN Bahas Anggaran Makan Bergizi Gratis
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bertemu Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang.
Jum'at, 26 Juni 2026 14:54 WIB

JAKARTA - Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa melangsungkan pertemuan strategis dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan ini difokuskan untuk mematangkan tata kelola anggaran sekaligus memperluas jangkauan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tanah Air.

Koordinasi antarlembaga ini merupakan bentuk komitmen mendasar pemerintah. Tujuannya adalah memastikan seluruh pemanfaatan kas fiskal negara dieksekusi secara akurat dan tepat sasaran.

"Kemarin sore, Menkeu Purbaya menerima Kepala @badangizinasional.ri Nanik S. Deyang di kantor @kemenkeuri, membahas upaya efisiensi anggaran, penanganan inefisiensi, serta pengawasan dalam pelaksanaan program MBG, dan rencana akselerasi untuk wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal)," tulis unggahan Instagram Purbaya, Jumat (26/6/2026).

Fokus Utama Pertemuan

Dalam diskusi tersebut, kedua pimpinan lembaga menyepakati beberapa poin penting terkait pengawalan program prioritas nasional yang melibatkan distribusi logistik berskala besar ini:

  • Pengetatan Pengawasan: Sistem pengawasan harian berlapis akan diterapkan untuk mencegah potensi kebocoran atau inefisiensi alokasi anggaran di lapangan.
  • Akselerasi Wilayah 3T: Merumuskan formula khusus agar anak-anak di pelosok dan perbatasan negara mendapat hak pemenuhan gizi yang setara, tanpa tertinggal dari kawasan perkotaan.

Pihak Kementerian Keuangan menegaskan bahwa dialog intensif ini menjadi tonggak krusial dalam menyempurnakan struktur eksekusi pemenuhan gizi anak bangsa.

"Diskusi ini menjadi langkah strategis sekaligus komitmen pemerintah dalam melakukan perbaikan terhadap program MBG," lanjut unggahan tersebut.

Melalui bauran evaluasi dan perbaikan tata kelola yang terus bergulir, pemerintah optimistis program jaring pengaman sosial ini memiliki daya tahan untuk jangka panjang.

"Ke depannya, program ini diharapkan akan lebih tepat sasaran, serta memberikan manfaat secara optimal dan berkelanjutan bagi anak-anak Indonesia," tutup akun resmi Purbaya.***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:okezone.com
Kategori:Pasar & Niaga
wwwwww