Lima Langkah Ampuh Menjaga Usia Pakai Baterai Mobil Listrik
![]() |
| Ilustrasi |
Jum'at, 26 Juni 2026 15:30 WIB
JAKARTA - Baterai merupakan komponen vital sekaligus termahal dari sebuah mobil listrik. Di tengah tren peralihan masyarakat dari kendaraan berbasis bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi ke kendaraan listrik, edukasi mengenai pola pengisian daya (charging) yang tepat menjadi hal mutlak guna mencegah kerusakan dini.
Pola charging yang salah terbukti dapat mempercepat degradasi dan merusak performa mobil listrik.
"Penting bagi pengguna mobil listrik untuk menerapkan pola charging yang tepat agar baterai tetap awet dan bekerja optimal dalam jangka panjang," jelas panduan di laman resmi Chery, Jumat (26/6/2026).
Berikut adalah lima tips menjaga agar baterai mobil listrik tetap awet dan tahan lama berdasarkan rujukan dari laman resmi Chery:
- Pilih Charger Resmi: Wajib menggunakan charger original pabrikan atau perangkat bersertifikasi. Alat yang tidak jelas standarnya bisa memicu ketidakstabilan arus, merusak komponen internal, dan mengganggu kelistrikan mobil.
- Batasi Fast Charging: Pengisian daya cepat (fast charging) memang praktis, tetapi menyalurkan daya besar dalam waktu singkat yang membuat baterai panas dan mempercepat keausan sel. Gunakan slow charging atau AC charging di rumah untuk rutinitas harian.
- Atur Rentang Baterai 20 Persen hingga 80 Persen: Baterai jangan terlalu penuh atau terlalu kosong. Rutin mengisi hingga 100 persen akan menekan sel baterai. Idealnya pertahankan di rentang 20 persen hingga 80 persen. Angka 90 persen hanya dianjurkan jika hendak bepergian jauh.
- Jangan Sampai 0 Persen: Mobil yang terparkir dalam kondisi daya 0 persen mengalami penurunan tegangan sel ke titik kritis. Jika tidak segera diisi ulang dalam waktu lama, sel baterai bisa rusak permanen.
- Dinginkan Baterai Sebelum Pengecasan: Berkendara dengan kecepatan tinggi atau jarak jauh otomatis menaikkan suhu baterai. Jangan langsung diisi daya, apalagi menggunakan fast charging, karena akan memaksa sistem pendingin bekerja sangat keras. Beri jeda waktu istirahat beberapa menit.***
| Editor | : | M Rafdinal Adrianto |
| Sumber | : | liputan6.com |
| Kategori | : | Otomotif |








