Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
3
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
16 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
15 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
6
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Balai Kota
10 jam yang lalu
Kejar Target 60 Kilometer, Pemkot Pekanbaru Kebut Perbaikan Jalan Rusak di 15 Kecamatan
Home  /  Berita  /  Gelanggang

Rangkaian HUT ke-99 Persebaya Surabaya Penuh Makna

Rangkaian HUT ke-99 Persebaya Surabaya Penuh Makna
Persebaya Surabaya rayakan HUT ke-99. (Ileague.id)
Kamis, 18 Juni 2026 21:47 WIB
Penulis: Azhari Nasution
SURABAYA - Persebaya Surabaya mengisi rangkaian perayaan ulang tahun ke-99 dengan cara yang sederhana namun penuh makna. Sejumlah perwakilan pemain tim pelatih berziarah ke makam salah satu pendiri klub, almarhum M. Pamoeji, di TPU Karang Tembok, Pegirian, Semampir, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/6/2026) pagi.

Tradisi tersebut bukan hal baru bagi Bajul Ijo. Setiap memasuki hari jadi klub, penghormatan kepada para pendiri selalu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari perjalanan Persebaya.

Sebagai pengingat agar seluruh elemen tim tidak melupakan sejarah panjang yang telah membentuk klub hingga menjadi salah satu klub terbesar di Indonesia.

"Ya istilahnya kita setiap tahun setiap ulang tahun selalu berziarah ke makam pendiri Persebaya. Artinya itu kita jangan sampai melupakan sejarah. Kita tetap respek dan menghormati cikal bakal berdirinya Persebaya," ujar asisten pelatih Persebaya Uston Nawawi.

Baginya, Persebaya bukan sekadar klub sepak bola. Di balik nama besar yang dimiliki saat ini, ada sejarah panjang dan perjuangan yang diwariskan dari generasi ke generasi.

"Ya tentunya Persebaya adalah salah satu tim legendaris tim yang tua karena sudah berusia 99 tahun dan tim yang sarat prestasi dan perjuangan juga," imbuh pelatih berlisensi A AFC itu.

Karena itu, rasa hormat kepada para pendiri menjadi sesuatu yang terus dijaga oleh keluarga besar Persebaya.

"Ya tentunya secara umumnya kita membaca surat Al Fatihah semoga beliau tetap langgeng di sisiNya dan keberkahan selalu bersama khususnya tim Persebaya," kata Uston Nawawi.

Selain itu, ziarah juga diikuti Rachmat Irianto, Toni Firmansyah, Arief Catur Pamungkas, dan Koko Ari Araya. Tradisi itu menjadi simbol bahwa perjalanan panjang tim berjuluk Bajul Ijo tak pernah lepas dari jasa para pendiri yang telah meletakkan fondasi klub sejak 1927 itu. ***

wwwwww