Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
11 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
8 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
12 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Kuliner

Pasar Finansial Dunia Sambut Positif Draf Perjanjian, Dokumen Damai AS dan Iran Menanti Ketukan Palu Final

Pasar Finansial Dunia Sambut Positif Draf Perjanjian, Dokumen Damai AS dan Iran Menanti Ketukan Palu Final
Juru Bicara Kemlu Iran Esmaeil Baghaei menyebut naskah perjanjian damai dengan AS hampir rampung. (Foto: Xinhua/Shadati)
Sabtu, 13 Juni 2026 09:31 WIB

JAKARTA - Ketegangan geopolitik di Timur Tengah berpotensi mereda setelah naskah perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran memasuki fase akhir penyusunan. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei menyatakan poin-poin utama dalam nota kesepahaman tersebut telah disetujui bersama, Jumat (12/6/2026). Informasi yang dihimpun dari Sputnik News ini menjadi sinyal paling konkret terkait peluang berakhirnya konfrontasi bersenjata di wilayah tersebut.

Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump, Kamis (11/6/2026) melayangkan pernyataan serupa mengenai perkembangan positif ini. Donald Trump mengklaim seluruh aktor utama, tidak terkecuali Israel, telah memberikan lampu hijau bagi klausul perdamaian tersebut dan menargetkan seremoni penandatanganan resmi dalam beberapa hari ke depan.

Teheran Kritisi Hambatan Konsistensi Amerika Serikat

Walau progres penyusunan draf berjalan cepat, Iran tetap menunjukkan sikap hati-hati terhadap dinamika internal pemerintahan Amerika Serikat yang dinilai sering bersikap mendua.

"Secara substansi, teks perjanjian tersebut hampir selesai disusun pada bagian-bagian utamanya. Masalahnya adalah sikap Amerika Serikat yang kontradiktif selalu menimbulkan gejolak dan gangguan dalam proses ini," jelas Esmaeil Baghaei sebagaimana diwartakan Press TV, Kamis malam.

Bagi pertimbangan politik Teheran, kepatuhan jangka panjang dari Washington terhadap dokumen tertulis tersebut menjadi poin evaluasi paling utama, terutama karena adanya memori kolektif terkait pembatalan sepihak kerja sama diplomatik pada masa lalu.

Lampu Hijau Pejabat Elite dan Sikap Akhir Teheran

Dampak dari perkembangan draf ini langsung terasa ke sektor ekonomi, di mana berbagai pasar finansial dunia menunjukkan tren positif. Berdasarkan data dari portal berita Axios, dokumen perdamaian ini pada dasarnya sudah disetujui oleh para petinggi di lingkaran pemerintahan Iran.

Fase akhir penyelesaian nota diplomasi ini sekarang tertuju pada otoritas tertinggi di Teheran:

  • * Dokumen di Tangan Mojtaba Khamenei: Berkas teks perdamaian telah sampai ke meja Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei.
  • * Penentu Geopolitik: Ketukan palu dan keputusan final dari Mojtaba Khamenei menjadi kunci utama yang dinantikan oleh dunia internasional.
  • * Pemulihan Jalur Laut: Pengesahan dari Pemimpin Tertinggi dipercaya akan melahirkan stabilitas baru sekaligus menjamin keamanan urat nadi logistik global di Selat Hormuz.
***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner
wwwwww