Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
Kabar Bertuah
8 jam yang lalu
Operasi Patuh Lancang Kuning 2026 Dimulai, Pengendara tanpa Helm SNI di Pekanbaru Bakal Ditindak
2
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
Balai Kota
6 jam yang lalu
Gerbong Mutasi Pemkot Pekanbaru Bergerak, Posisi Kepala Bappeda dan Dishub Berganti
3
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Kabar Bertuah
9 jam yang lalu
Proyek IPAL Mangkrak 5 Bulan, Warung Warga di Jalan Cempaka Pekanbaru Kebanjiran dan Merugi
Home  /  Berita  /  Warga Bertuah

Harga Ban Naik 10 Persen, Pemilik Bengkel dan Ojol Padang Keluhkan Biaya Perawatan

Harga Ban Naik 10 Persen, Pemilik Bengkel dan Ojol Padang Keluhkan Biaya Perawatan
Ban motor (net)
Sabtu, 13 Juni 2026 16:56 WIB

PADANG - Lonjakan harga suku cadang sepeda motor belakangan ini mulai mencekik pengeluaran warga di Kota Padang, Sumatera Barat. Dua komponen yang paling banyak dikeluhkan karena mengalami peningkatan harga signifikan adalah ban dan pelumas atau oli.

Keresahan ini sangat dirasakan oleh warga yang mengandalkan motor untuk bekerja. Pengemudi ojek online di Kota Padang, Naldo mengaku biaya operasionalnya kini membengkak parah seiring naiknya harga komponen.

"Yang pertama terasa itu oli sama ban motor. Kalau oli biasanya dari Rp50 ribu sampai Rp80 ribu," ujar Pengemudi ojek online di Kota Padang, Naldo.

Ia menerangkan bahwa beban ini sangat berat karena motor wajib ganti oli dua kali dalam sebulan akibat dipakai mencari penumpang setiap hari. Harapan terbesarnya saat ini adalah harga suku cadang kembali stabil agar biaya servis lebih terjangkau oleh masyarakat pekerja.

Usaha Bengkel Terdampak

Jeritan dari pengguna jalan ini selaras dengan fakta yang terjadi di lapangan. Pemilik bengkel sepeda motor di Kota Padang, Ari membenarkan nyaris semua harga suku cadang melambung tinggi, yang secara langsung ikut membebani warga yang berniat melakukan servis.

"Misalnya ban naik sekitar 10 persen, dari rata-rata Rp240 ribu menjadi Rp 260 ribu. Kalau harga oli matic yang sebelumnya sekitar Rp55 ribu sekarang Rp80 ribu," beber Pemilik bengkel sepeda motor di Kota Padang, Ari, Sabtu (13/6/2026).

Penurunan Kunjungan Konsumen

Tingginya modal yang harus dikeluarkan konsumen membuat usaha bengkelnya ikut terkena imbas langsung. Tingkat kunjungan pelanggan yang ingin melakukan perawatan kendaraan menurun tajam dari biasanya.

"Omset berkurang, biasanya ramai, sekarang sepi," sambung Ari.

Di sisi lain, kendati angka pelayanan kepada pelanggan sedang menurun, ia menyatakan persediaan suku cadang di bengkel miliknya masih berstatus aman tanpa kendala kelangkaan barang. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:rri.co.id
Kategori:Warga Bertuah, Kulim
wwwwww