Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
Kabar Bertuah
5 jam yang lalu
Wali Kota Pekanbaru Gugah Kepedulian Sosial Pemuda di Peringatan Sumpah Pemuda ke-98
2
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
Kabar Bertuah
4 jam yang lalu
Hancurkan Ratusan Ribu Berkas Paspor Lawas, Imigrasi Pekanbaru Kosongkan Ruang Arsip
3
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Diskon Pajak Berbuah Manis, 190 Ribu Warga Pekanbaru Sudah Lunasi PBB Tahun Ini
4
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Atasi Banjir Pekanbaru, Waduk Cipta Karya Segera Beroperasi dan Lahan UIN Suska Dilirik Jadi Tangkapan Air
5
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Kabar Bertuah
3 jam yang lalu
Ratusan Bangunan Terbakar di Pekanbaru Sepanjang 2026, Warga Diminta Rutin Cek Instalasi Listrik
Home  /  Berita  /  Kuliner

Serangan Udara Dibalas, Iran Putuskan Blokade Total Selat Hormuz

Serangan Udara Dibalas, Iran Putuskan Blokade Total Selat Hormuz
Patroli militer Iran (IRGC) di perairan Selat Hormuz. (Foto: Xinhua)
Jum'at, 12 Juni 2026 12:44 WIB

JAKARTA - Jalur logistik maritim paling vital di dunia terhenti. Iran resmi mengumumkan penutupan total Selat Hormuz imbas meruncingnya ketegangan bersenjata dengan Amerika Serikat (AS).

Langkah penutupan jalur pelayaran internasional tanpa batas waktu ini disampaikan Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA) di media sosial X, Kamis (11/6/2026).

"Karena ketegangan yang dipicu pasukan agresif AS dan pengumuman terbaru Angkatan Bersenjata Republik Islam, Selat Hormuz akan ditutup sepenuhnya," urai Otoritas Selat Teluk Persia Iran (PGSA).

Seluruh kapal pelayaran internasional diminta bersabar menanti arahan operasional lebih lanjut dari otoritas Iran.

Pecah Baku Tembak

Situasi memburuk dengan cepat usai Presiden AS Donald Trump menuduh Iran mengulur waktu perundingan. Washington turut menyebar ancaman operasi militer besar-besaran ke Iran.

Ancaman itu langsung direalisasikan oleh Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) dengan serangan udara ke wilayah Iran. Merespons hal tersebut, Iran langsung membidik sejumlah pangkalan militer AS di Timur Tengah.

Akar Konflik Berlanjut

Ledakan konflik bulan ini merupakan buntut panjang dari serangan 28 Februari lalu. Pada momen itu, wilayah Iran termasuk Teheran diserang oleh jet tempur AS dan Israel hingga jatuh korban dari warga sipil.

Kesepakatan gencatan senjata yang sempat diumumkan 7 April lalu kini kandas. Proses pembicaraan damai di Islamabad, Pakistan menemui jalan buntu sehingga memicu penutupan paksa Selat Hormuz. ***

Editor:Hermanto Ansam
Sumber:inilah.com
Kategori:Kuliner
wwwwww